6 SMA Wilayah 3T Kekurangan Jumlah Lulusan SMP

PPDB Kabupaten Malinau (27/06).jpg

KBRN, Malinau : Dari 25 sekolah (SMA sederajat) yang melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2022/2023 di Kabupaten Malinau, 11 sekolah diantaranya ditetapkan sebagai Sekolah Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di Kalimantan Utara sebagaimana tertuang dalam SK gubernur No. 188.44/K.339/2022 tentang Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan Tahun Ajaran 2022/2023.

Kepala Cabdin Disdikbud Kaltara Wilayah Malinau - KTT Nurbaya yang diwawancarai RRI Pada Senin (27/06) mengatakan, dari 11 sekolah 3T yang ada, terdapat 6 sekolah yang jumlah penduduk usia sekolah (nya) kurang dari ketentuan jumlah peserta didik dalam 1 rombongan belajar. Misalnya SMAN 7 Malinau yang berlokasi di desa Long Pujungan Kecamatan Long Pujungan dengan daya tampung 36 siswa, hanya ada sebanyak 31 lulusan SMP di tahun 2022 dari 9 cakupan wilayah desa yang dilayani. Kemudian SMAN 11 Malinau di desa Long Berang Kecamatan Mentarang Hulu, dengan daya tampung siswa sebanyak 72 orang siswa, hanya ada 17 siswa lulusan SMP tahun ini di wilayah tersebut. Demikian halnya dengan 4 sekolah lain, SMAN 10 Malinau, SMAN 12 Malinau, SMAN 13 Malinau, dan SMAN 14 Malinau yang juga jumlah lulusan SMP (nya) kurang dari daya tampung atau ketentuan jumlah peserta didik dari 1 rombongan belajar.

“Ada yang tidak memenuhi, kan yang 3T ada 11 sekolah, yang tidak memenuhi kan ada 6 sekolah, ya tetap jalan seperti biasa, itu pun kalau siswa bersangkutan memilih sekolah di sana, kan bisa saja dia mendaftar masuk di sekolah lain kalau lewat jalur prestasi, atau dia masuk di SMK” Kata Nurbaya.

Selebihnya, proses PPDB jalur zonasi dan regular yang dijadwalkan mulai tanggal 27 Juni hingga 5 Juli 2022 secara online dan offline masih berjalan normal.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar