Program Desa Sarjana Dinilai Bangun SDM Daerah

KBRN, Malinau : Program Desa Sarjana yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemlab) Malinau mendapat respon positif oleh Rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT) Prof Adri Patton. 

Program Desa Sarjana menjadi salah satu dari lima program prioritas Pemkab Malinau dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Malinau, Wempi W Mawa SE-Jakaria SE, M.Si. 

Dikatakan Adri Aptton, program Desa Sarjana merupakan terobosan baru agar anak-anak di setiap desa mendapatkan pendidikan tinggi.  “Sebagai akademisi, visi misi Bupati Malinau Wempi W Mawa dan Wabup Jakaria ini sangat positif,” ujar Prof Adri Patton (21/10). 

Ia menjelaskan program itu merupakan sebuah keinginan agar anak-anak di 109 desa menjadi sarjana. "Bagaimana pun, keberhasilan seorang pemimpin itu akan didukung sumber daya manusianya,” jelasnya. 

“Hanya saja, banyak yang perlu dipersiapkan. Mulai dari perencanaan anggaran ketika ingin mengakomodir 109 desa,” imbuhnya. 

Selain itu, kata Prof Adri, program desa sarjana bisa dilakukan secara bertahap. “Kalau dilakukan bersamaan akan membutuhkan anggaran luar biasa,” bebernya. 

Disamping program Desa sarjana, pihak Universitas Borneo Tarakan saat ini menyediakan Kartu Indonesia Pintar bagi pelajar yang ingin masuk ke perguruan tinggi. “Kurang lebih 850 orang. Bahkan program ini juga disandingkan dengan Kementerian Pendidikan dan perguruan tinggi,” tuturnya.  (widayat/sti)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00