Kendala Persiapan ANBK 2021

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau Fureng Elisa.jpg

KBRN, Malinau: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau Fureng Elisa memastikan kesiapan setiap Satuan Pendidikan di Bumi Intimung untuk melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) pada Oktober dan November mendatang. Ia menjelaskan, berdasarkan Permendikbud Ristek Nomor 17 tahun 2021 tentang Asesmen Nasional (AN), AN merupakan program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah untuk mengukur hasil belajar kognitif dan nonkognitif, termasuk kualitas lingkungan belajar.

“Jadi untuk saat ini kan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sudah ditiadakan diganti dengan asesmen, hanya saja  asesmen ini kan tidak diberlakukan bagi semua siswa, ada perwakilan, khususnya di kelas-kelas menengah, misalnya untuk jenjang SD yang diasesmen itu adalah kelas V, kemudian di SMP itu kelas VIII, dan di SMA itu kelas XI, nah jadi begitu juga untuk kesetaraan, paket A atau B atau C itu dilakukan asesmen diambil pada kelas tengah, kita usahakan siap, bisa diikuti karena ini wajib, suka tidak suka tetap dilaksanakan” Ujarnya pada RRI, Senin (20/09/21).

Pihaknya menegaskan AN wajib dilakukan oleh setiap satuan pendidikan, dimana ANBK untuk jenjang SMP dijadwalkan pada awal Oktober, dan SD pada bulan November. Sementara itu kesiapan perangkat komputer menjadi kendala dalam masa persiapan ANBK di beberapa satuan pendidikan, sehingga mereka diharuskan bergabung ke sekolah-sekolah yang memiliki perangkat ANBK lengkap sebagai solusi bersama.

Lebih jauh Fureng Elisa menjelaskan, berbeda dengan UNBK yang wajib diikuti semua siswa di tingkat akhir pada masing-masing jenjang, ANBK hanya diikuti oleh sejumlah siswa yang dipilih secara acak oleh Kemendikbud Ristek sesuai dapodik. Untuk jenjang SD hanya akan diikuti oleh 30 orang siswa, sedangkan SMP dan SMA diikuti sebanyak 45 orang siswa.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00