Soal Anggaran PON, Gubernur Diminta "Turun Tangan"

KBRN, Tarakan : Gubernur Provinsi Kaltara Zainal A. Paliwang diminta segera turun tangan memastikan anggaran olahraga khususnya keikutsertaan pada PON XX Papua pasca lebaran.

Wakil Ketua KONI Provinsi Kaltara Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Steve Singgih kepada RRI menjelaskan komunikasi terakhir pihaknya bersama pemangku kebijakan di Pemprov Kaltara bahwa anggaran olahraga secara keseluruhan diberikan sekitar Rp20 miliar. Namun, hingga berita ini diturunkan kepastian besaran anggaran dan target pencairannya kapan belum memiliki kepastian.

"Jadi sebelumnya pernah disampaikan bahwa anggaran KONI Kaltara 2021 sekitar Rp20 miliar. Itu sudah termasuk persiapan dan keikutseraan Kontingen Kaltara pada multievent olahraga empat tahunan terakbar di Indonesia. Kemudian besaran anggaran tersebut juga turut membiayai kegiatan Cabor diluar pelaksanaan PON XX Papua," bebernya.

Sementara, lanjut Steve Singgih atlet harus segera mempersiapkan diri dalam training center maupun uji coba tanding. Tujuannya tak lain agar persiapan Kontingen Kaltara dapat berjalan maksimal. "Jadi sampai kini Cabor belum bisa melakukan training center dan uji tanding. Sementara usai lebaran ini segala persiapan itu harus dilakulan secepatnya. Jangan sampai persiapan minim membuat prestasi PON kita menurun," keluhnya.

Ia mengungkapkan jika anggaran PON terlambat maka target Kaltara untuk masuk 20 besar akan sulit tercapai. Apalagi sistem olahraga menuju PON XX Papua yang baik adalah mempersiapkan diri sedini mungkin. (sti)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00