Hujan Tak Menghalangi Semangat Kemerdekaan Di Pedalaman Kabupaten Malinau

Upacara Penurunan Bendera 17 Agustus di Kecamatan Bahau Hulu
Upacara Penurunan Bendera 17 Agustus di Kecamatan Bahau Hulu

KBRN, Malinau : Peringatan Detik-detik Proklamasi di wilayah pedalaman dan perbatasan tepatnya di Kecamatan Bahau Hulu Kabupaten Malinau diguyur hujan. Hujan turun pada saat upacara penurunan bendera yang dilaksanakan sore hari, namun ini tidak menyurutkan semangat warga bahau hulu untuk tetap melangsungkan upacara. Upacara penurunan bendera tetap berjalan meskipun kondisi cuaca tidak mendukung, para petugas upacara dan peserta upacara tetap tegar diguyur hujan. Disampaikan Camat Bahau Hulu Victor Romawan, S.IP, M.Si melalui Sekretaris Camat Vino Leo, S.STP bahwa pelaksanaan upacara peringatan detik-detik proklamasi berjalan dengan lancer didukung dengan cuaca yang cerah, namun berbeda ketika pelaksanaan upacara penurunan bendera, hujan deras turun mengguyur seluruh peserta upacara, namun upacara tetap berlanjut dan bisa diselesaikan dengan baik.

“ Awalnya pada saat upacara penurunan bender aini cuaca cukup cerah, namun tiba-tiba saja awan hitam datang dan seketika hujan pun turun, namun kami bersyukur dengan tekad yang kuat upacara penurunan bendera tetap bisa dilaksanakan tanpa ada kesalahan sedikitpun.”

Meskipun kecamatan bahau hulu ini tergolong daerah pedalaman dan perbatasan, kecintaan terhadap tanah air Indonesia masih sangat tinggi, Upacara penurunan bendera dengan kondisi hujan deras ini membuktikan semangat juang dimasa ini masi terasa, untuk menjunjung tinggi Negara Kesatuan Republik Indonesia di beranda terdepan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar