Bulungan Terapkan Aplikasi Online Sistem Keuangan Desa

KBRN, Bulungan : Bupati Bulungan, Syarwani melaunching aplikasi online Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dan Sistem Pengawasan Keuangan Desa (Siswakeudes) di Ruang Serbaguna Lantai II Kantor Bupati Bulungan pada Senin (15/8).

Aplikasi Siskeudes dan Siswakeudes di Kabupaten Bulungan yang pertama di wilayah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). akan diterapkan di 74 desa di Kabupaten Bulungan dan bagi desa yang masih blank spot atau belum terjangkau jaringan internet akan diupayakan perangkat daerah terkait.

Bupati Bulungan, Syarwani menuturkan, Adanya Siskeudes dan Siswakeudes merupakan amanah dan tindak lanjut penerapan Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, yang mengharuskan seluruh desa di Indonesia menerapkan aplikasi Sistem Keuangan Desa secara online. 

“Ini sebagai upaya kita di jajaran pemerintahan daerah khususnya pemerintahan desa dalam memperkuat pengelolaan keuangan desa yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Sesuai dengan Tujuannya untuk menunjang kegiatan perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan desa. Serta merupakan salah satu penunjang pokok dalam hal keberhasilan pembangunan di desa berkaitan dengan pengelolaan keuangan desa. 

 Siskeudes dan Siswakeudes akan sangat membantu pemerintah desa sebagai pengguna anggaran langsung, yang sebelumnya melakukan pengelolaan serta pertanggungjawaban keuangan secara manual, sekarang bisa dilakukan secara online. Selain itu aplikasi juga akan mengurangi penggunaan ATK, kertas dan sebagainya dalam pelaporan, pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan secara manual.

“Dampaknya secara positif yaitu adanya efektifitas dan efisiensi anggaran, dan ini tidak hanya di tingkat pemerintahan desa tetapi di jajaran perangkat daerah Pemkab Bulungan juga menjadi kewajiban,” tandas Bupati. 

Selain berperan sebagai kontrol data keuangan, aplikasi tersebut juga meminimalisir kesalahan sehingga potensi pelanggaran terutama dalam pengelolaan serta pertanggungjawaban keuangan dana desa dapat dihindari. 

Bupati berharap, dengan beralihnya sistem keuangan desa dari offline menjadi online, akan semakin meningkatkan kualitas pengelolaan dan pengawasan keuangan desa, sebagai upaya sistem pengendalian intern keuangan desa di seluruh wilayah Bulungan. 

Kepala BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Provinsi Kaltara melalui Koordinator Pengawasan Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah, Arief Hidayat menerangkan, aplikasi Siskeudes sudah dibangun di 74 ribu lebih desa di Indonesia. Provinsi Kaltara yang terdiri 4 kabupaten dan 1 kota memiliki total 447 desa, termasuk di dalamnya 74 desa di Kabupaten Bulungan dan terbanyak yaitu 232 desa di Kabupaten Nunukan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar