BINDA Kaltara Intensifikan Vaksinasi Door to Door di Tarakan, Demi Mitigasi Kenaikan Kasus Covid-19

KBRN, TARAKAN : Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Provinsi Kalimantan Utara (BINDA Kaltara) terus mengintensifkan vaksinasi Covid-19 di tengah masyarakat, khususnya Kota Tarakan. 

Sebagai kota transit dan pusat perekonomian Provinsi Kaltara, kegiatan vaksinasi dinilai masih perlu untuk mengendalikan penyebaran Covid-19. Menurut Kepala Binda Kaltara, Brigjen TNI Andi Sulaiman saat pelonggaran diberlakukan, justru mitigasi Covid-19 harus lebih diintensifkan. 

Hari ini, misalnya, Binda Bali menggelar vaksinasi massal dan door to door di Kelurahan Gunung Lingkas dan Lingkas Ujung Kota Tarakan. "Vaksinasi kita lakukan di dua titik di Kota Tarakan secara serentak. Vaksinasi terus kita lakukan agar kualitas kekebalan komunal masyarakat semakin meningkat, sehingga mereka dapat beraktivitas dengan lebih nyaman dan aman di masa kehidupan semakin mendekati normal saat ini," ujar Sulaiman, Kamis 30 Juni 2022.

Pihaknya pun berterima kasih atas kerja sama Pemkot Tarakan dan Dinas Kesehatan Kota Tarakan yang mendukung kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan Binda Kaltara. Dengan kegiatan vaksinasi ini diharapkan mampu menekan angka kasus dan mencegah penyebaran virus Covid-19 di Kota Tarakan.

Jenderal bintang satu ini memaparkan, dalam kegiatan vaksinasi, jajarannya tetap menggunakan strategi jemput bola, karena memang terbukti efektif meningkatkan capaian vaksinasi.

"Gelaran vaksinasi yang kami gencarkan di fasilitas publik hingga vaksinasi door to door ke rumah-rumah warga terbukti efektif," kata dia. 

Ia pun berharap bila vaksinasi terus digencarkan dan rasio dosis booster juga sudah mendekati dua dosis sebelumnya, pandemi Covid-19 dapat segera bertransisi menuju endemi. Dengan begitu, perekonomian dan sektor pariwisata di Tarakan, khususnya Kaltara dapat kembali menggeliat.

"Kami optimistis dengan penanganan Covid-19 yang semakin mumpuni dan laju penularan yang semakin kondusif dapat mengakhiri pandemi dengan segera, sehingga perekonomian Kaltara kembali normal," ujarnya.

Selain itu, kata dia, kegiatan ini sejalan dengan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk terus meningkatkan capaian vaksinasi di Tanah Air, utamanya vaksinasi dosis ketiga. 

"Karena ini menjadi tanggung jawab bersama yakni pemerintah pusat, daerah bersama masyarakat luas, mendorong orang segera divaksin dosis lengkap dan booster. Masyarakat juga harus tahu risiko yang bakal dihadapi dan akan terjadi ke depannya apalagi saat ini kasus Covid-19 tengah menaik yang disebabkan adanya subvarian Omicron BA.4 dan BA.5," ujarnya.

Ia pun menambahkan bahwa pemberian vaksin booster ini bertujuan sebagai langkah mendorong pandemi Covid-19 menjadi endemi. Bahkan dosis tiga sudah terbukti berhasil meningkatkan kadar kekebalan antibodi tubuh dalam melawan Covid-19.

Pada kesempatan ini dirinya juga mengingatkan bahwa capaian vaksinasi ini merupakan tanggung jawab bersama, termasuk juga media. Maka dari itu, masyarakat luas diajak turut terlibat untuk mengencarkan dan mempercepat vaksinasi serta ikut terlibat didalamnya guna mewujudkan herd immunity.

"Kekebalan komunal itu memang dapat dicapai dengan vaksinasi dosis primer; tapi daya tahannya bisa menurun sehingga dosis booster sudah menjadi kebutuhan kita saat ini. Mari yang belum booster segera lanjutkan. Karena booster memberikan proteksi yang lebih baik untuk diri dan lingkungan kita,” ujarnya. (crz)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar