Lewat 23 Juni Dicairkan, Dana Desa Dipotong di Tahun 2023

Padan Impung, Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malinau.jpg

KBRN – Malinau : Hingga saat ini sejumlah aparat pemerintah desa di Kabupaten Malinau sibuk menyelesaikan mengajuan pencairan dana desa tahap Pertama di tahun anggaran 2022 ini. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malinau sebagai pintu masuk awal dari proses verifikasi berkas kelengkapan pencairan dana desa tersebut, harus benar-benar selektif melihat kelengkapan persyaratannya. Terutama susunan anggaran desa yang telah ditetapkan melalui Musyawarah Rencana Pebangunan Desa (Musrenbangdes) tahun ini.

Kepala DPMD Kabupaten Malinau, Padan Impung kepada RRI Rabu (5 /5/ 22) pagi  mengungkapkan, sesuai tahapannya maka saat ini memang masih masuk dalam proses pencairan dana desa tahap pertama. Batas waktu pencairan dana desa tahap pertama ini maksimal di tanggal 23 juni 2022.

Jika lewat dari tanggal tersebut, menurut dia, akan berdampak pada pengurangan alokasi dana des tahun 2023 mendatang meski semua bisa dicairkan di tahun ini. Bisa saja saja dicairkan semua di tahun ini meski mengajuan dan pencairannya lewat di tanggal 23 Juni itu.

Tapi konskuensinya tetap akan berdampak pengurangan alokasi dana desa tahun 2023 nanti. “Hilang sih, tidak. Cuman berdampak  pada pemotongan atau pengurangan dana desanya untuk tahun anggaran 2023 nanti jika terlambat mencairkan. Ini sesuai dengan PMK tahun 2021 ttg pengelolaan dana desa,” terang Padan Impung.

Oleh karena itu, bagi desa –desa yang belum mengajukan proses pencairan dana desa tahap pertama, kiranya dapat disegerakan dengan tetap melengkapi semua persyaratan yang telah ditentukan.(***)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar