Waspada Virus Penyakit Mulut dan Kuku,, Petrnak Harus Kenali Gejalanya

Cigar penyakit mullet dan kuku pada hewan ternak .jpg

KBRN, Malinau : Mendekati hari raya Idul Adha atau kurban, Dinas Pertanian Kabupaten Malinau meminta para peternak untuk mewaspadai penyakit mulut dan kuku (PMK).Penyakitt yang disebabkan virus ini penyebarannya sangaat cepat dan dapat menyebar melalui interaksi hewan ternak dan media-media lain seperti kendang bahkan alat transportasi yang digunakan oleh hewan ternak yang terinfeksi. 

Staf Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian Kabupaten Malinau drh. Bryan Toding Ambabunga saat ditemui RRI diruang kerjanya jumat (20/5) menyampaikan bahwa PMK ini hanya menyerang hewan ternak yang berkuku belah seperti sapi, kambing, babi dan lainnya.

“ Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK pada hewan ternak ini penyebarannya sangat cepat, namun ini tentu dapat dicegah dengan mengenali gejala-gejalanya, biasanya gejala yang mudah diihat adalah menurunnya kondisi hewan ternak, mulut yang berlendir dan luka pada kuku.” Jelasnya.

PMK memang belum ditemukan diwilayah kabupaten malinau, namun mendekati hari kurban ini para peternak harus waspada pada penyebaran PMK yang dikabarkan sudah muncul di Indonesia.

Virus PMK ini disampaikan memang bukan virus yang bisa menular kepada manusia, namun yang ditakutkan adalah akan berdampak pada perekonomian para peternak hewan terutama yang biasanya dijadikan hewan kurban, ini memang bukan permasalahan Kesehatan masyarakat namun lebih kepada perekonomian para peternak hewan berkuku belah. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar