Gubernur Optimis Capaian Imunisasi Sesuai Target

KBRN, Kaltara : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) optimis dapat mendukung komitmen Pemerintah Indonesia mencapai target global eliminasi campak-rubela / Congenital Rubella Syndrome (CRS) pada tahun 2023 serta mempertahankan Indonesia Bebas Polio 2026.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menginstrusikan pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) tahun 2022 secara serentak di seluruh provinsi di Indonesia. Kaltara sendiri melaksanakan BIAN di Kabupaten Nunukan, tepatnya di SDN 002 Kecamatan Nunukan Tengah, pada Rabu (18/5).

Gubernur Kaltara, Drs. H. Zainal A. Paliwang SH., M.Hum mengungkapkan pemberian imunisasi dilakukan secara terintegrasi dalam dua kegiatan yaitu kegiatan imunisasi tambahan dan imunisasi kejar.

“Imunisasi tambahan itu memberikan satu dosis imunisasi campak-rubela secara massal sesuai rekomendasi usia yang ditentukan dan imunisasi kejar yaitu pemberian satu atau lebih jenis imunisasi untuk melengkapi status imunisasi anak usia 12 sampai 59 bulan,” buka Gubernur dalam sambutannya.

Situasi pandemi Covid-19 memang menghambat pelaksanaan imunisasi rutin, sampai dengan 1 April 2022, tercatat capaian imunisasi lengkap pada tahun 2020 sebesar 84,2 persen dan pada tahun 2021 juga hanya sebesar 84,2 persen. Padahal target nasional adalah 90 persen.

Kemudian capaian imunisasi campak-rubela lanjutan untuk anak usia bawah dua tahun (Baduta) pada tahun 2020 dan 2021 pun tak mencapai target. Dimana capaian pada tahun 2020 sebesar 65,3 persen dari target 76,4 persen dan pada tahun 2021 hanya mencapai 58,5 persen dari target 81 persen.

“Dampaknya dapat kita lihat dari adanya peningkatan jumlah kasus PD3I (penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi) dan terjadinya kejadian luar biasa atau KLB PD3I seperti campak, rubela dan difteri di beberapa wilayah,” jelas Gubernur Zainal.

Gubernur Zainal berharap pelaksanaan BIAN yang dilaksanakan di Bumi Benuanta ini dapat memutus transmisi virus campak dan rubela serta penyakit-penyakit yang sejatinya dapat dicegah dengan imunisasi secara cepat dan tepat sasaran sehingga mencapai kekebalan di kelompok masyarakat (Herd Immunity).

“Mari kita dukung dan sukseskan kegiatan BIAN tahun 2022 di Kaltara sebagai salah satu upaya mewujudkan Kaltara yang berubah, maju dan sejahtera,” tutupnya. (Dkisp/sti)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar