Akses Transportasi Diwilayah Pedalaman dan Perbatasan Masih Menjadi Permasalahan

Robet Kristian Alber Camat Kayan Hilir .jpg

KBRN, Malinau : Akses transportasi diwilauah pedalaman dan perbatasan baik udara, darat maupun sungai masih menjadi kendala tersendiri bagi aktifitas masyarakat maupun pemerintah. Salah satunya terjadi di Kecamatan Kayan Hilir, untuk akses transportasi udara, jadwal penerbangan dari wilayah kecamatan kayan hilir menuju kabupaten kota hanya ada satu kali dalam satu minggu, demikian disampaikan Robet Kristian Alber selaku Camat Kayan Hilir kepada RRI saat kegiatannya di kantor pemerintah daerah kabupaten malinau. Senin (16/05). 

“ Akses transportasi diwilayah pedalaman dan perbatasan khususnya di kecamatan kayan hilir masih menjadi kendala, untuk jadwal penerbangan saja di wilayah kami hanya satu kali dalam seminggu belum lagi terkendala cuaca yang kurang bersahabat, penerbangan pasti mengalami penundaan. “

Selain itu juga disampaikan akses jalan darat yang menghubungkan antar kecamatan juga masih sangat memprihatinkan, hampie Sebagian besar jalan-lan yang ada ini konsruksinya masih tanah, sehingga cukup sulit dilewati ditambah dengan cuaca yang tidak menentu, curah hujan yang tinggi tentu memperparah kondisi jalan yang ada. Sedangkan untuk transportasi sungai yang menjadi pilihan utama masyarakat pedalaman perbatasan ini pun tidak semata-mata mudah dilalui, giram-giram yang cukup menantang menjadi hambatan bagi masyarakat. Diharapkan kedepannya akses-akses transportasi ini mendapatkan perhatian dari pemerintah, baik pemerintah daerah, provinsi bahkan pemerintah pusat, wilayah pedalaman yang berbatasan langsung dengan negara tetangga adalah beranda terdepan NKRI yang semestinya menjadi perhatian utama pemerintah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar