DOB di Kaltara Terus Didorong

KBRN, Kaltara : Meski terkendala moratorium pemekaran oleh pemerintah pusat, sejumlah wilayah di Provinsi Kaltara tetap diusulkan menjadi daerah otonomi baru (DOB).

Ada lima wilayah calon DOB yang diusulkan dari Kaltara, yakni Kabupaten Bumi Dayak Perbatasan (Kabudaya), Sebatik dan Krayan di Kabupaten Nunukan. Kemudian Apau Kayan di Kabupaten Malinau, serta Tanjung Selor di Kabupaten Bulungan.

Khususnya Tanjung Selor yang merupakan tempat Pemprov Kaltara berkedudukan, menjadi prioritas diusulkan daerah. Bahkan Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang beberapa hari lalu kembali meminta pusat memberikan pengecualian untuk pemekaran Tanjung Selor menjadi kota.

Dikonfirmasi perihal itu, Wakil Gubernur Kaltara Yansen Tipa Padan mengatakan, bahwa pemekaran wilayah dinilai cukup penting. Pasalnya, hal itu berkaitan dengan pembangunan dan kedudukan ibukota provinsi.

“Pemekaran wilayah ini menjadi kebutuhan dasar Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Untuk itu kita terus dorong,” katanya.

Menurutnya, jika pemekaran wilayah terlaksana, tata penataan akan semakin baik. Untuk itu, dia berharap persiapan tetap dilanjutkan, sehingga DOB bisa direalisasikan. “Kita harap Pemkab Bulungan juga perhatikan persiapannya. Jadi bisa berjalan dan kita juga akan terus mendorong ke pusat,” ujarnya.

Senada dengan Wakil Ketua I DPRD Kaltara Andi Hamzah, berharap persiapan pemekaran, khususnya soal syarat-syarat administrasi dan hal lain harus mulai dirampungkan. Saat moratorium dicabut, atau Kaltara mendapatkan perlakukan khusus, usulan DOB itu dapat segera dipenuhi. (kk/sti)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar