Sejumlah Desa di Malinau Kembali Dilanda Banjir

salah satu sekolah yang terendam banjir.jpg
salah satu desa yang jadi sasaran luapan air.jpg
jalan aspal juga tak terlihat karena digenangi air.jpg
Proses evakuasi warga oleh Babinsa.jpg
Bupati beserta Ibu saat meninju banjir di RT malinau kota.jpg
Bupti saat menyapa anak disela meninjau lokasi banjir.jpg

KBRN – Malinau : Hujan yang mengguyur sebagian wilayah Malinau sejak pukul 22.00 malam tadi membuat sejumlah wilayah dan desa di Malinau ini menjadi sasaran genangan air. Informasi yang dihimpun RRI sejak pukul 8 pagi/ beberapa desa di kecamatan Mentarang Hulu seperti di desa long Fala dan Lung Berang, air sudah naik. Kemudian di kecamatan Mentarang juga terdapat beberapa desa yang juga sempat terendam air, seperti di Singai Terang, Paking dan Harapan Maju. Di Desa Taras kecamatan Malinau Barat pun tak luput dari luapan air sangai.

Di kecamatan Malinau Utara, jalan menuju rumah sakit umum daerah (RSUD) Malinau juga menjadi sasaran lintasan air hingga ke Malinau Seberang. Sedangkan pada siang hari, sejak pukul 10.00 giliran wilayah kecamatan Malinau Kota yaitu desa Malinau Kota, Pelita Kanaan dan Malinau Hulu juga jadi sasaran genangan air karena bertepatan dengan air laut pasang.

Bupati Malinau Wempi W Mawa SE dan para pejabat daerah pun langsung meninjau sejumlah titik dan desa yang menjadi sasaran genangan air sejak pukul 7.00 pagi. Bupati juga sempat mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat yang ada di ibukota Kabupaten Malinau agar tetap waspada akan bahaya air turun dari hulu sungai Malinau dan sungai mentarang. “Air terus meluap, hujan baru reda siang dari sejak malam kemarin. Kita berharap air segera surut,” tegas Bupati Wempi W Mawa, Jumat, 28 januari 2022 siang disela kegiatan petani sehat Desa Kaliamok.

Bupati juga terjun langsung melihat  kondisi sejumlah wilayah desa yang menjadi sasaran air. Khususnya di sekitar bantaran sungai, dalam upaya untuk mengetahui dan mengukur tingkat ketinggian air. “Dengan melihat kondisi air dibantaran sungai ini, kita bisa mengukur mendapatkan gambaran seperti apa kondisi air di lingkungan masyarakat,” terang Wempi.

Sementara itu, sejumlah titik di desa Malinau Satpol PP, Polres Malinau dan BPBD Malinau dan para babinsa juga turut serta di lapangan untuk memastikan kondisi penduduk untuk penyelematan. Mereka mendatangi rumah-rumah yang sudah tergenang dan meminta kepada pemiliknya untuk mengungsi sementara itu selama air masih tinggi.(***)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar