BPN Serahkan 28 Sertifikat Warga Desa Kaliamok

Bupati dan Wabup Malinau saat berpose bersama dengan penerima sertifikat pada Jumat (28/1/2022) siang.jpg

KBRN – Malinau : Badan pertanahan Nasional (BPN) kabupaten Malinau telah menyelesaikan pembuatan sertifikat dan melakukan menyerahkan kepada masyarakat pemilik lahan, khususnya warga Desa Kaliamok pada Jumat (28/1/20220 siang. Kegiatan pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) tersebut dirangkaian dengan kegiatan program petani sehat yang dihadiri Bupati Malinau Wempi W Mawa SE dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Malinau. “Ini program PTS di Desa Kaliamok ini tahun 2018 yang terdiri 58 yang teralisasi dan dan 28 bidang sertifikat yang diserahkan pada hari ini,” terang kepala BPN Malinau Lena Purnamasari, kepada RRI disela kegiatan kegiatan petani sehat di Desa kaliamok, kecamatan Malinau Utara Jumat (28/1/2022) siang.

Untuk wilayah Desa Kaliamok, di tahun 2022 ini masuk belum menjadi target pendaftaran PTSL lagi. “Namun demikian, jika suatu saat ini jika daerah-daerah lain sudah dijangkau atau terlayani akan kembali untuk pelayanan PTSL ke Desa Kaliamok,” jelasnya.

Disinggung daerah yang masuk kawasan budidaya kehutanan atau (KBK), kepala BPN Malinau ini menjelaskan, untuk saat ini masih sebatas lahan yang berada diluar KBK. Sedangkan untuk lahan di kawasan hutan KBK ituberarti BPN belum bisa menerbitkan sertifikat lahan. “kalau berdasarkan data yang ada itu masih berada di kawan hutan berarti kita belum bisa menerbitkan sertifikat. Jadi nanti itu nanti kewenangannya ada di kehutanan. Ketika kehutanan kemungkinan ada pelepasan (status lahan), sesuai data yagn akan kita akan proses sertifikatnya,” tuturnya.

Terkait dengan penyerahan sertifikat lahan di desa-desa lainnya, Lena Purnamasari juga menyebutkan masih banyak. Seperti di Desa Wisata Pulau Sapi, di desa Long Loreh,  di desa Malinau Kota, Malinau Hulu dan  beberapa desa lainnya. “Jumlahnya yang terdistribusi sertifikatnya itu mungkin ada sekitar 8 ribuan. Saya upayakan tahun ini harus bisa habis, karena kemarin itu kendalanya itu kondisi pandemi covid 19 selama dua tahun. Terkendala itu lah,” tukasnya.(***)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar