17 Desa Ditarget Jadi Desa Digital

KBRN, Bulungan : Sebanyak 17 desa yang ditargetkan menjadi Desa Pintar Desa Digital yang merupakan satu dari 15 program prioritas Pemkab Bulungan di tahun ini.

Sebagai upaya mewujudkan program desa digital, Pemkab Bulungan telah menyambung jaringan telekomunikasi dan internet ke sejumlah desa yang masih blank spot.

Bupati Bulungan Syarwani memastikan, pengembangan jaringan telekomunikasi akan terus dimaksimalkan hingga 2022 ini. Setidaknya ada 17 desa, yang ditargetkan tahun ini bisa menikmati layanan telekomunikasi dan internet.

“Insya Allah tahun ini Long Lejuh juga masuk dalam prioritas pembangunan sambungan telekomunikasi dan internet. Melalui Dinas Pemberdayaan Desa (DPMD), dan penyedia jasa yang telah disiapkan,” kata bupati kemarin.

Program tersebut sama halnya yang telah dilakukan, di 7 desa selama 2021 lalu. “Pada 2022 ini untuk desa pintar desa digital, Long Lejuh, Long Pelban termasuk Peso,” bebernya.

Sebanyak 17 desa yang akan dijadikan desa pintar desa digital, kata bupati, akan disinkronkan dengan anggaran dana desa.

Diharapkan hal itu bisa terealisasi, sebagaimana yang sudah dilakukan untuk jaringan telekomunikasi dan internet di Desa Naha Aya Kecamatan Peso Hilir, dan Desa Terindak Kecamatan Sekatak.

Kepala Desa Long Peso, Pulinop Jalui mengatakan, meski desanya sudah bisa mengakses jaringan telekomunikasi, namun untuk jaringan internet masih terbatas. Ia berharap ada tower yang bisa menjadikan jaringan tak hanya 2G tetapi hingga 4G.

“Tahun ini akan ada program untuk jaringan juga, jika memungkinkan kita akan upgrade agar jaringan bisa 4G. Kita anggarkan untuk tambahan tower, melalui dana desa,” sebutnya. (Kk/sti)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar