Hari Bhakti Imigrasi Digelar di Tapal Batas Negara

KBRN, Kaltara : Memperingati Hari Bhakti Imigrasi ke-72, kali ini Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kalimantan Timur (Kaltim) yang jug menaungi Kalimantan Utara (Kaltara) melaksanakan upacara peringatan di batas negara, tepatnya di Tugu Garuda Perkasa, Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan, Kamis (27/01).

Hadir di Tugu Garuda Perbatasan, Gubernur Kaltara Drs. H. Zainal A. Paliwang, SH, M.Hum, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalimantan Timur (Kaltim) Sofyan, S.Sos., S.H., M.H., Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid, Anggota DPRD Provinsi Kaltara Andi Akbar, jajaran Kanwil Kemenkumham Kaltim serta Forkompimda Kabupaten Nunukan.

Usai mengikuti upacara yang dipimpin secara daring oleh Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Yasonna Laoly, Gubernur Zainal mengucapkan selamat kepada insan keimigrasian karena selama 72 tahun telah mengawal tanpa lelah garda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Di usia yang ke-72 ini semoga imigrasi tambah profesional, tambah matang, tambah semangat dalam menjaga keluar masuknya warga negara baik asing maupun Warga Negara Indonesia dan kita bersyukur bahwa saat ini paspor sudah bisa terlayani dan sangat memudahkan kita untuk melakukan perjalanan ke luar negeri,” ujarnya.

“Kita tahu ini garda terdepan keluar masuknya manusia di negara kita ini. Kita ini di perbatasan perlu mendapatkan perhatian khusus dan perlu kita kawal kehadiran imigrasi di perbatasan,” imbuh gubernur.

Kaltara sebagai beranda NKRI yang berbatas langsung dengan negara Malaysia, Brunei, dan Filipina dinilai perlu penguatan terutama pada sisi keimigrasian.

“Alhamdulillah tahun ini PLBN Sei Nyamuk insya Allah selesai pada bulan Juli dan ini akan menambah aktivitas lalu lintas warga negara kita dan warga negara Malaysia yang keluar masuk (Indonesia,red),” jelas orang nomor satu Kaltara tersebut.

Kepada awak media Gubernur juga mengungkapkan bahwa Kanwil Kemenkumham Kalimantan Timur untuk segera mendirikan Kantor Imigrasi (Kanim) yang berlokasi khusus di wilayah perbatasan negara, Sebatik. (DKISP/sti)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar