Vaksin Booster Sudah Diperkenankan Bagi Masyarakat 18+

Bupati Wempi menjalani pemeriksaan tekanan darah saat launching vaksin booster di SDN 002 Malinau Kota (18/01).jpg

KBRN, Malinau : Mulai hari ini (18/01), masyarakat berusia 18 tahun ke atas sudah diperkenankan menerima vaksin dosis lanjutan atau booster menyusul launching vaksin booster yang dilaksanakan bersamaan dengan launching vaksin anak usia 6 s/d 11 tahun di SDN 002 Malinau Kota. Saat launching, sejumlah pejabat daerah menerima vaksin booster, termasuk wakil Bupati Malinau Jakaria. Sementara itu Bupati Malinau Wempi W Mawa yang diwawancarai usai kegiatan tersebut di SDN 002 Malinau Kota Selasa pagi berharap hal ini dapat memotivasi masyarakat untuk segera mendapatkan layanan vaksin booster di gerai-gerai vaksin yang tersedia.

“Hari ini saya dan beberapa pejabat melakukan vaksinisasi, tapi saya gagal karena tensi saya naik, karena mungkin kelelahan, untuk amannya ya mungkin saya siang ini setelah lebih baik dan lebih stabil, jadi prinsipnya kita semua… dan pak wakil (bupati) sudah melakukan vaksinisasi hari ini dan beberapa pejabat saya di pemerintah Kabupaten Malinau, dan secara khusus kita harapkan masyarakat Malinau juga tidak usah ragu-ragu untuk menerima vaksin karena kekebalan menurut hasil penelitian vaksin yang terdahulu dalam beberapa bulan ada penurunan, pasti secara logika karena virus bermutasi juga” Ujar Bupati (18/01).

Wempi juga mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam proses percepatan vaksinasi Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Malinau John Felix Rundupadang yang dikonfirmasi dalam kegiatan yang sama menambahkan, sama halnya dengan ketentuan vaksinasi anak, vaksin booster dilaksanakan karena sasaran daerah telah mencapai cakupan dosis 1 total minimal 70% dan cakupan dosis 1 lansia minimal 60%.

“Untuk vaksinasi booster syaratnya sama ya 70% dosis 1 dan 60% dosis 1 lansia, dan itu juga sudah kita raih, sebenarnya pusat mensyaratkan by KTP, nah kalau by KTP kita Kaltara belum, cuma… khusus daerah pemekaran diberikan kesempatan untuk itu, siapaun hari ini bisa (vaksin booster), cuma masih kita batasi karena kita melihat apakah vaksinnya sertifikatnya sudah keluar atau belum” Ucap John Felix (18/01).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar