Angka Pengangguran Tarakan Pada 2021 Turun 4,94 %

KBRN, Tarakan : Tingkat pengangguran di Tarakan pada tahun 2021 menurun sebesar 4,94 persen. Hal itu disampaikan oleh Koordinator Fungsi Statistik Sosial BPS Tarakan, Kiki Darmayanti, Senin (17/1/2022). Sebagai dasar, kata Kiki adalah Survey ketenaga kerjaan yang dilakukan setiap tahun di bulan agustus.

Pada tahun 2020, dimana kasus Covid 19 di Tarakan sedang tinggi, namun belum ada perusahaan yang mem- PHK kan pekerjanya. Dari survey yang dilakukan, perusahaan hanya mengurangi jam kerja saja.

“pengangguran di 2021 itu menurun. Bedanya, untuk pengangguran dasarnya adalah kita gunakan survey sakernas, suvey ketenagakerjaan nasional. Itu dilakukan setiap agustus untuk kabupaten/kota,” ujar Kiki.

Pandemi Covid-19 tak hanya mengganggu kesehatan masyarakat, namun juga aspek perekonomian masyarakat.  Goyahnya roda ekonomi juga membuat sebagian masyarakat mengalami gangguan pada pekerjaan. Pada tahun 2019, tingkatan kemiskinan di Tarakan mencapai 6 persen, lalu tahun 2020 meningkat menjadi 6,24 persen. Dan di 2021, naik lagi menjadi 6,71 persen.

Proses pendataan tingkatan kemiskinan biasa dilakukan setiap dua tahun sekali. Khusus level kabupaten kota dilakukan setiap bulan Maret. Namun level provinsi dilakukan setiap bulan September.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar