Mengenal Halim Pratama, Ketua KNPI Milenial Di Era Disrupsi

Ketua DPD KNPI Malinau Halim Pratama.jpg

KBRN, Malinau : Musyawarah V Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Malinau menetapkan Halim Pratama sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Malinau periode 2022-2024. Lahir di Kota Tarakan, 19 Desember 2021 menjadikan Halim sebagai Ketua KNPI termuda dalam sejarah KNPI di Kabupaten Malinau. Hal ini juga berangkat dari komitmen KNPI untuk mulai melibatkan generasi milenial sebagai pemegang pucuk kepemimpinan di KNPI, karena selama ini KNPI justru dimotori oleh tokoh-tokoh di atas usia maksimal yang diatur dalam AD-ART, yakni 40 tahun.

Halim Pratama yang diwawancarai pada Senin mengatakan, KNPI tengah beradaptasi dengan era disrupsi, dimana anak muda sudah tidak canggung lagi untuk masuk ke organisasi bahkan terjun ke politik.

“Selama ini kan kultur KNPI dipimpin 40 tahun ke atas, sekarang zaman sudah berubah, tuntutan berubah nih, jadi kita mau KNPI lebih banyak aksi di lapangan, tidak banyak seremonial, kegiatannya langsung dirasakan pemuda dan masyarakat, mungkin yang pertama dobrakan kita, kita mau bangun kembali graha pemuda, bangun dalam arti bukan gedung secara fisik ya, tapi graha pemuda yang selama ini mungkin terlihat vakum, itu mau kita aktivkan kembali, setelah itu kita gunakan, jadi kegiatan-kegiatan pelatihan pemuda dan segala macam, kalau bisa, ada di sana” Ujarnya (07/12).

Halim Pratama mengambil program S1 Teknik Sipil di Universitas Kristen Maranatha Bandung, kemudian melanjutkan program magister di National Cheng Kung University Taiwan. Kendati memiliki latar belakang pendidikan yang tidak memiliki korelasi dengan dunia yang ia geluti saat ini, Halim mengaku mulai terpapar isu-isu sosial sejak menekuni karir sebagai Tenaga Ahli DPRD Malinau pada tahun 2016 hingga 2018.

Halim mengaku awalnya tidak tertarik masuk ke struktur pimpinan KNPI, karena menurutnya ia tetap bisa berbuat untuk pemuda walaupun tidak di KNPI. Namun dukungan orang-orang di sekitar membuatnya memantapkan hati untuk mencalonkan diri, dan akhirnya ditetapkan sebagai Ketua DPD KNPI dalam Musyawarah V KNPI Kabupaten Malinau yang digelar di Graha Pemuda Kuala Lapang pada Sabtu (04/12).

“Saya berprosesnya secara organik ya, jadi kalau ditanya tahun lalu sama sekali nggak ada, karena image kami anak-anak seumuran saya mungkin ya, KNPI bukan bagian kita lah, senior-senior gitu kan, jadi sama sekali nggak pernah merancang, sampai sekitar pertengahan tahun ini beberapa kelompok teman memang datang ke saya, jadi mereka dorong saya untuk maju, jadi sebenarnya orang-orang di sekitar saya ini lebih semangat dari saya sebenarnya” Tutur Halim.

Jika menoleh beberapa tahun ke belakang, berorganisasi sebenarnya bukan hal yang baru bagi Halim Pratama. Ia mengawali karir organisasinya sebagai Ketua Osis SMAN 1 Malinau tahun 2005-2006. Memudian menjadi Ketua Indonesian Cultural Day pada tahun 2012, Wakil Ketua Persatuan Pelajar Indonesia di Tainan, Ketua Earth Hour Malinau, Komisi Pelayanan Pemuda GKPI, dan terbaru Ketua Pemuda Asia Mission 21.

Selain menekuni karir oranisasinya di KNPI, Halim juga merupakan seorang Konsultan Perencanaan Infrastruktur, Konsultan Lokal Program Perlindungan Hutan Kerja Sama Pemerintah Indonesia dan Jerman, dan Pebisnis.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar