Ku-jek Indonesia, Juara Lomba Inovasi Daerah Bidang Ekonomi Di Masa Pandemi Covid-19

Direktur Utama Ku-Jek Evandri Gustianto (Kiri), Direktur Marketing dan Promosi Suksoro (Tengah), dan Komisaris Utama Ku-Jek Asriansyah (Kanan).jpg

KBRN, Malinau : Ku-Jek Indonesia, platform digital berbasis ojek online karya milenial Malinau memenangkan Lomba Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Utara melalui Bappeda dan Litbang Provinsi Kalimantan Utara. Ku-jek terpilih sebagai pemenang dalam kategori Inovasi Daerah Bidang Ekonomi Di Masa Pandemi Covid-19. Perusahaan Starup yang baru beroperasi sekitar 4 bulan sejak soft launching pada 1 Agustus 2021 ini dinilai inovatif karena mampu membangkitkan riak perekonomian masyarakat di Malinau di tengah lesunya perekonmian akibat pandemi Covid-19.

Bersama lebih dari 40 driver, 280 mitra usaha, dan sekitar 5000 pengguna aktiv, Ku-Jek dinilai memberikan dampak sosial yang signifikan di masa pandemi Covid-19 bagi pelaku UMKM di Malinau.

Direktur Promosi dan Marketing Ku-Jek Suksoro yang diwawancarai di kantor Ku-Jek Malinau pada Senin mengatakan, pihaknya melihat adanya peluang yang cukup besar bagi pertumbuhan bisnis Starup di Malinau. Sebab dari hasil analisa pasar, terdapat 514 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, baru 167 diantaranya yang sudah terjamah bisnis ojek online, sementara 347 Kabupaten/Kota masih kosong.

“Menggerakan ekonomi saat pandemi, karena kan banyak kehilangan lapangan pekerjaan, usahanya mereka lesu, dengan adanya Ku-Jek ini kan ekonominya bergeliat lagi nih masyarakat, ketika kemudian mereka mau jualan, gak harus punya toko, gak harus punya stan, kalau dari bawah ini nggak ada yang menggerakan, ya siapa lagi? Sehingga kemudian kita berpikir bagaimana menjembatani masyarakat di Malinau yang memiliki usaha supaya usahanya tetap jalan, makanya ketika lomba kemaren ya kita sampaikan apa yang kita lakukan” Ujarnya (06/11)

Ditambahkan Direktur Utama Ku-jek Evandri Gustianto, salah satu anak perusahaan PT. Bintang Borneo Berkarya ini memberikan kesempatan kerja bagi siapa saja yang mau.

“Memang usaha ojek online ini bukan baru ya, tapi perbedaannya Ku-Jek ini main dari bawah, artinya kau cukup dari rumah, kau sudah punya kompor, punya panci, silahkan kau buat kue jualan dari rumah, agar kita menumbuhkan wirausaha-wirausaha baru, jadi kalau orang bicara di Malinau sulit cari kerja, ndak ada, cukup jual gorengan dari dapurmu pun bisa” Imbuhnya.

Tidak lupa Evandri Gustianto dan kawan-kawan menyampaikan apresiasi terhadap pemerintah daerah, karena hadirnya Ku-jek disebutkan tidak lepas dari dukungan Bupati dan Wakil Bupati Malinau melalui salah satu programnya, yakni Milenial Mandiri yang memberikan kesempatan bagi milenial Malinau untuk belajar dan mengasah keterampilan melalui berbagai pelatihan yang digelar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar