Simulasi Satu Jalur Depan Datu Adil

KBRN, Tarakan : Dinas Perhubungan (Dishub) Tarakan melakukan simulasi satu arah di simpang Stadion Datu Adil, Kota Tarakan. Hal itu dilakukan karena di kawasan tersebut rawan kecelakaan lalu lintas bahkan hingga memakan korban jiwa.

Kepala Dishub Tarakan, Muhammad Haidir menuturkan pihaknya meningkatkan kinerja simpang Datu Adil. Simulasi merupakan hasil dari komunikasi forum lalu lintas yang sudah dilaksanakan sejak Maret lalu.

“Kegiatan simulasi baru bisa dilaksanakan sekarang, karena terkait dengan pandemi Covid-19. Kegiatan aktivitas masyarakat berkurang, setelah ada kegiatan pembelajaran dengan pertemuan tatap muka (PTM) kami anggap arus lalu lintas sudah mendekati normal,” ujarnya, Jumat (3/12/2021).

Rencananya, simulasi dilakukan dengan membuat bundaran di depan stadion sejak Senin (29/11/2021) hingga Jumat (3/12/2021), mulai pukul 06.00 Wita hingga 18.00 Wita.

Selanjutnya, mulai Senin (7/12/2021) nanti hingga Jumat (10/12/2021) dilakukan lagi simulasi tahap kedua, dengan melihat hasil rekayasa dan kesimpulan dalam rapat forum lalu lintas.

“Dari arah depan Imigrasi harus belok ke kiri arah ke Wisma Patra. Sama halnya dari arah Kampung Satu, tidak boleh belok langsung ke arah Wisma Patra,” terangnya.

Selain itu, dari arah Kampung Satu harus lurus memutari Stadion Datu Adil. Sedangkan pengendara dari arah Jalan Telaga Keramat, tidak diizinkan lurus melainkan harus belok kiri mengitari stadion. Keamanan dan keselamatan, kata dia, jadi tolok ukur dan jadi pertimbangan selanjutnya dari sisi efektifitas dan efisiensi.

Ia menjelaskan, tidak hanya di depan Stadion Datu Adil tetapi titik dari arah Hotel Bahtera juga menjadi perhatian Dishub Tarakan. Terlebih lagi dari arah Hotel Bahtera ada beberapa sekolah yang membuat kepadatan kendaraan pada waktu tertentu.

“Ini dalam rangka menunjang visi Kota Tarakan yang maju sejahtera melalui Smart City. indikatornya, salah satunya smart mobility. Kami berusaha bagaimana mobilitas di Tarakan bisa lebih aman, nyaman dan efisien,” tuturnya.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar