Aset Gedung Kosong akan Dimanfaatkan

KBRN, Kaltara : Berdasarkan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Pemkab Tana Tidung akan segera memanfaatkan gedung kosong yang sudah menjadi aset pemerintah daerah. 

“Karena merupakan aset dan catatan BPK agar dimanfaatkan. Kalau tidak, akan menjadi catatan terus,” kata Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali, belum lama ini. 

Jumlah gedung kosong tergolong banyak. Salah satunya yang akan dimanfaatkan diantaramya gedung TK dan SD Boarding School di Kecamatan Tana Lia. 

Total ada empat gedung besar yang saat ini tidak dimanfaatkan sama sekali. Bupati merencanakan gedung tersebut akan dimanfaatkan sebagai Kantor Kecamatan. 

“Mungkin kesalahan manajemen terdahulu yang terlalu ternina-bobo membangun pendidikan. Padahal jumlah masyarakat kita berapa, tapi membangun gedung sekolah yang mewah, gelontorkan (anggaran) jor-joran, akhirnya tidak bermanfaat,” jelasnya 

“Tidak masuk konsep anak TK dibuat konsep boarding school, itu kan gak mungkin. Tapi ya sudahlah, artinya kita tidak menyalahkan,” imbuh bupati 

Salah satu gedung lainnya ada di SMPN Terpadu Unggulan 2 Tana Tidung. Lokasinya ada di Kecamatan Sesayap Hilir. Berkenaan dengan itu, pemkab terlebih dahulu perlu melakukan perawatan. Sementara rencana peruntukannya untuk Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tana Tidung. 

“Dalam rangka untuk itu (pemanfaatan), perlu dirawat kembali. Mungkin nanti untuk OPD Perpustakaan dan Kearsipan. Kearsipan tidak di sini (Tideng Pale), perpustakaannya di Sesayap Hilir,” tuturnya. 

Kemudian, satu gedung lainnya adalah Kantor KNPI. Kondisi gedung ini sekarang tidak digunakan sebagaimana mestinya, sehingga dipakai sementara untuk Pool Damri. 

Gedung KNPI ini nantinya akan digunakan sebagai sentra produk buah tangan agar bisa bermanfaat untuk pemasaran produk pelaku UMKM. Khususnya dengan sasaran konsumen adalah tamu pemerintah atau swasta yang ke Tana Tidung. (Kk/sti)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar