Apa Kabar Pengembangan Landasan Pacu Bandara RA Besing?

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas III Kolonel RA Bessing Malinau Mustaji.jpg

KBRN, Malinau : Masterplan pengembangan landasan pacu (runway) Bandar Udara Robert Atty (RA) Bessing Malinau nampaknya butuh waktu lebih lama lagi untuk terealisasi karena terbatasnya pembiayaan negara. Sesuai masterplan, runway bandara RA Bessing yang kini hanya memiliki ukuran landasan pacu sebesar 1.400 m x 30 m, akan menjadi 1.800 m dengan parkir seluas 80 m x 190 m.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas III Kolonel RA Bessing Malinau Mustaji yang diwawancarai pada Rabu mengatakan, untuk peningkatan kualitas layanan pada masyarakat dengan perbaikan fasilitas, sudah ada usulan masuk ke pusat, namun dengan kondisi saat ini pihaknya pesimis bahwa usulan tersebut akan menjadi prioritas dalam waktu dekat.

“Ya kami berusaha untuk memberikan pelayanan untuk masyarakat dengan perbaikan fasilitas yang ada, tapi kalau pembiayaan dari pusat memang terbatas, istilahnya sekarang… punya anak sepuluh, kalau kuenya cuma satu berarti kan satu itu dibagi sepuluh seperti itu lah kurang lebihnya, kalau masterplan itu ultimate kita adalah 2023, tapi melihat perkembangan sih kayaknya masih jauh, karena kenapa, negara duitnya nggak ada sekarang, terbatas lah, kalaupun ada ini, apa lagi ada gonjang-ganjing terkait dengan varian baru (covid-19) omicron, ya kita harus bersabar hati lah” Ujarnya (01/12).

Lebih jauh ia mengatakan, untuk pembangunan terminal bandara saja, butuh dua tahap penyelesaian, dan sejauh ini pihaknya baru menyelesaikan tahap pertama. Masih ada pembangunan tahap dua yang diharapkan dapat terealisasi tahun 2022 mendatang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar