Amankan Data, DKISP Sosialisasikan JKS

KBRN, Kaltara : Guna pengamanan informasi di lingkup Pemprov Kaltara, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) Provinsi Kaltara sosialisasikan Jaring Komunikasi Sandi (JKS) dan aplikasi selection se-Kaltara, Rabu (27/10).

"Semoga kegiatan ini menjadi sebuah momentum perubahan etos kerja Aparatur Sipil Negara (ASN, red) Pemprov Kaltara yang mengedepankan keamanan informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ujar Plt. Kepala DKISP H. Iskandar dalam sambutannya.

Ia menjelaskan dalam penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik baik di lingkup Pemprov Kaltara maupun kabupaten-kota tidak luput dari pertukaran data dan informasi yang sangat rentan terhadap kebocoran hingga penyalahgunaan. Seringkali menimbulkan kerugian baik materil maupun non materil bagi pemilik data dan informasi. Dengan demikian dibutuhkan suatu pola hubungan komunikasi agar terwujud kemanan informasi.

Terkait dengan hal ini, salah satu cara pengamanan data dan informasi elektronik melalui aplikasi secure file karya anak bangsa dari BSSN (Badan Siber Sandi Negara, red) yaitu aplikasi selection yang berfungsi sebagai aplikasi pengaman file dokumen elektronik kedinasan dengan jaminan kerahasian, keutuhan, serta ramah pengguna (user friendly).

“Mengingat pentingnya kesadaran akan keamanan informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan, diharapkan pejabat administrator dan pengawas mampu mendorong setiap ASN  di lingkungan kerjanya memiliki kesadaran mengenai keamanan informasi,” bebernya.

Sitti Asridah selaku Kepala Bidang (Kabid) Persandian dan Keamanan Informasi mengatakan tujuan pelaksanaan kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran keamanan informasi bagi ASN dalam penyelenggaraan pemerintahan, mengenalkan aplikasi selection sebagai penunjang pengaman data  dan informasi elektronik pada penyelenggaraan pemerintah berbasis elektronik di lingkungan Pemprov Kaltara.

"Betapa pentingnya keamana informasi dan data dalam hal bekerja, di dalam transformasi data dan informasi tentunya juga perlu kita perhatikan terkait masalah keamanan informasi dan data,” imbuhnya.

Kegiatan ini mengahadirkan narasumber dari BSSN yaitu Sutanto, Suro Martono, Asep Dodi Sudrajat, dan Lukman Denny Lazuardian. (Sti)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00