Sekda Instruksikan Camat dan Kades Data Korban Kebakaran

wabup saat berada dilokasi kebaran.jpg
wabup saat melihat lokasi pasca kebakaran.jpg
wabup saat tiba di lokasi kebaran dan menyapa warga.jpg
wabup saat berbincnag langsung dengan keluarga korban kebakaran.jpg

KBRN – Malinau : Adanya musibah kebakaran yang melanda Desa Malinau Hilir yang melenyapkan 5 rumah warga dan satu unit sarang walet, Wakil Bupati Jakaria didampingi Sekretaris Daerah Dr. Ernes Silvanus pun turun ke lapangan untuk melihat langsung kejadian tersebut.

"Sebenarnya, tadi Pak Bupati yang turun. Hanya saja, ada diklat melalui zoom meeting dengan Kemendagri. Sehingga pak wakil dan saya yang diminta turun langsung," ungkap Sekretaris Daerah Dr Ernes Silvanus kepada RRI. 

Ernes Silvanus menyebutkan, data sementara  yang diterima dari musibah ini ada lima rumah warga dan 1 unit sarang burung walet yang ludes dilahap si jago merah. "Jadi totalnya 6 unit. Satunya rumah sarang burung walet," sebutnya. 

Ernes juga mengaku telah mengintruksikan kepada Camat, Kepala Desa dan RT untuk mendata korban jiwa dari kejadian ini. "Jadi didata, siapa pemilik rumah. Karena ada dua unit rumah yang disewakan. Lalu data juga jumlah KK yang ada di setiap rumah itu, perkiraan  kerugian,” tegasnya di lapangan. 

Setelah itu, sambung dia, baru melakukan lokalisir untuk korban jiwa ini akan ditampung dimana. "Tapi kami melihat dari kepala desa dan ketua RT sudah menawarkan tempat tinggal. Jadi mudah-mudahan korban segera bisa menempatkan sementara," jelasnya. 

Meski demikian, lanjutnya, pada prinsipnya pemerintah daerah beruapaya aka  mengambil tindakan dengan memberikan  bantuan kepada warga yang terdampak musibah kebakaran ini. "Tadi sudah saya sampaikan ke pak kades. Kira-kira apa yang bisa dibantu oleh desa. Selain daripada bantuan pemerintah daerah dan ibu RT yang sudah membuat kotak sumbangan suka rela," imbuhnya. 

Dikatakan, sudah memerintahkan kepada Kecamatan Malinau Kota untuk segera mengajukan ke Pemprov perihal bantuan musibah kebakaran ini agar mendapatkan bantuan.  "Penyebabnya masih dilakukan olah TKP oleh teman teman dari kepolisian," tungkasnya.(***) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00