Beri Arahan Kepada DPUPR, Bupati Tekankan Terus Bekerja

Bupati Malinau (tengah) saat memberikan arahan kepada seluruh ASN dan Non ASN dilingkungan Dinas PUPR-Perkim Malinau Senin september 2021.jpg

MALINAU - Bupati Malinau Wempi W Mawa bersama Wakil Bupati Malinau Jakaria kembali memberikan arahan bagi setiap organisasi perangkat daerah (OPD). Kali ini, OPD yang mendapatkan arahan dari Dinas Pekerjaan Umum, penataan Ruang, Perumahan dan Permukiman (DPUPR/Perkim) Malinau di ruang tebengang kantor Bupati Malinau, Senin (27/9) pagi. 

Menurut dia, meski telah ditutupnya kegiatan 100 hari kerja pada pekan lalu. Namun, gerak langkah dalam pencapaian harus direalisasikan. "Jadi bukan lagi sekedar perencanaan. Tapi bagaimana program kerja yang ada itu direalisasikan  selama masa kepimpinan hingga di 2024 ," ujar Bupati Wempi, kepada RRI usai memberikan arahan kepada seluruh perangkat kerja ASN dan Non ASN di lingkungan DPUR/Perkim Malinau. 

Untuk itu, Wempi kembali menegaskan kepada seluruh pejabat ASN maupun non- ASN tanpa terkecuali, DPUPR Perkim tidak berhenti dari capaian yang sudah terlaksana pada 100 hari kerja tersebut. "Akan tetapi harus memahami dari visi misi, perencanaan, pengalokasian anggaran, pelaksaan hingga sampai pada pertanggungjawaban," katanya. 

Apalagi mereka merupakan leading sektor utama dalam menopang program kerja yang telah tertuang dalam RPJMD tersebut. "Karena mereka adalah tim work yang sama sama bekerja dengan saya maupun pak wakil bupati," jelasnya. 

Dengan komitmen ASN yang profesional tentu memiliki harapan  dalam bekerja sesuai tupoksinya. "Hingga akhirnya apa yang tersusun, terencana dapat tercapai dengan baik melalui kerja aksi dari visi misi itu," ungkapnya. 

Maka dari itu, Bupati menekankan setiap ASN maupun non ASN yang ada dilingkungan DPUPR Perkim harus saling bersinergi. "Milsanya PUPR sebagai leading sektor disenergi dengan RT bersih. Jadi mereka harus mendukung dan memahaminya. Karena mereka adalah  ujung tombang sebagai pengayom masyarakat," pungkasnya.(***)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00