Angka Kematian Kasus Covid-19 Di Kaltara Tinggi

KBRN, Tanjung Selor :  Angka kematian pada kasus Covid-19 di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus bertambah. Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kaltara, angka kematian kabupaten dan kota sebagian besar pada pasien yang sudah dalam kondisi buruk. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kaltara Usman, dimana kasus kematian juga karena adanya penyakit penyerta atau komorbid.

Usman mengungkapkan, kematian akibat Corona di Kaltara cukup tinggi dalam beberapa waktu belakangan. Pasien yang punya komorbid, punya risiko tinggi kematian, dibanding pasien yang tidak punya riwayat penyakit penyerta.

“Sebagian besar (meninggal dunia) memang punya komorbid. Tapi bukan berarti yang tidak ada (komorbid) tidak berisiko. Hanya saja lebih tinggi risiko kalau ada penyakit bawaan,” katanya, Rabu (4/8/2021).

Sesuai rilis Satgas, sejumlah kasus kematian karena adanya komorbid seperti DM (diabetes melitus), penyakit paru-paru, penyakit jantung, dan penyakit lainnya. Selain itu, diduga virus dengan varian baru juga menyebar dengan tingkat risiko penularan lebih tinggi.

“Kita imbau memang yang punya penyakit penyerta untuk lebih berhati-hati. Protokol kesehatan itu penting, kemudian asupan vitamin supaya imun tetap terjaga,” ujarnya.

Senada, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kaltara Agust Suwandy mengatakan bahwa sebaran Corona meluas di sejumlah daerah. Bahkan sampai tingkat kecamatan dan desa. Naiknya angka kesakitan berarti potensi kematian juga tinggi.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00