Peternak Harapkan Stimulus Bantuan Ternak

Salah satu peternakan sapi di Kabupaten Malinau.jpg

KBRN, Malinau: Kabupaten Malinau dinilai sebagai daerah yang tepat untuk mengembangkan usaha peternakan, terutama sapi dan kambing yang tingkat demand atau permintaannya tinggi. Wilayahnya luas, penyebaran penduduk tidak padat, relatif aman dari pencurian ternak, dan yang terpenting harga jual cukup tinggi. Hal itu dikatakan Burhan, seorang peternak sapi yang diwawancarai RRI beberapa waktu lalu.

Dengan kondisi tersebut, pihaknya berharap ada dukungan dari pemerintah berupa stimulan bantuan hewan ternak yang diberikan pada masyarakat yang benar-benar serius mengembangkan usaha peternakan. Ini untuk membantu masyarakat yang memiliki potensi mengembangkan bidang peternakan, namun tidak punya cukup modal untuk memulai usaha tersebut.

“Saya mengharap betul bantuan dari pemerintah, mudahan pemerintah bisa mendengar keluhan, termasuk keluhan orang kecil salah satunya, minta bantuan hewan ternak, kalau tanpa itu… kita ini penghasilan apa? Mudah-mudahan juga kedepan pemerintah tinjau kembali mana kira-kira yang masih butuh” Ujarnya pada RRI.

Lebih jauh pihaknya mengatakan, dengan dukungan pemerintah, bidang peternakan sebenarnya mulai berkembang beberapa tahun terakhir, namun belum cukup menjadikan daerah ini swasembada daging, sebab untuk kebutuhan hari raya kurban misalnya, sebagai puncak permintaan tertinggi masyarakat akan ternak, pihaknya masih harus mendatangkan ternak dari luar daerah untuk mencukupi tingginya kebutuhan masyarakat.

Kedepan harapnya, bidang peternakan di daerah ini bisa benar-benar berkembang, dan para peternak lokal diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan pangan asal ternak, tanpa harus mendatangkannya dari luar daerah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00