Masuk Tarakan, Wajib PCR

KBRN, Tarakan : Dalam satu hari, Bandara Juwata Tarakan hanya melayani satu kali penerbangan yang berangkat pagi, dan kembali ke Tarakan Pukul 17.00 Wita. Jumlah penumpang setiap harinya, berkisar 55 orang berangkat, dan tiba di Tarakan 168 orang. Penurunan jumlah penumpang ini cukup signifikan, dampak dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

Kepala Bandara Juwata Tarakan Agus Priyanto menuturkan, penambahan fligh hanya jika ada pesawat kargo atau pesawat Susi Air yang melayani penerbangan perintis. Sedangkan pesawat reguler, biasanya dari Makassar, dan hanya tergantung jumlah penumpang.

“skrining penumpang, pas di kedatangan. Di sebelah kanan pintu kedatangan, ada petugas dari Satgas Covid-19. Skrining menggunakan sampling, 10 persen dari jumlah penumpang menggunakan antigen,” kata Agus, Rabu, (28/7/2021).

Sejak adanya Surat Edaran (SE) dari Kementerian Perhubungan yang mewajibkan vaksin tahap pertama sebagai syarat penerbangan, Bandara Tarakan belum terjadi peningkatan penumpang. Ditambah lagi dengan adanya PPKM level 4 ini, malah menambah turunnya jumlah penumpang karena ada tambahan wajib PCR untuk penumpang tujuan Tarakan.

“Airlines akan menyediakan pesawat, kalau ada penumpang yang mau diangkut. Kami mengikuti SE Satgas Nasional Covid-19 ditambah lagi SE dari Wali Kota Tarakan. Karena sudah level 4. Sesuai instruksi Mendagri, masuk ke Tarakan wajib PCR,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) menuturkan, pengawasan terhadap penumpang yang tiba di Tarakan dilakukan bersama dengan satgas gabungan. Terdiri dari Pemda, BPBD, Dinkes dan TNI Polri. Sedangkan KKP sebagai backup di keberangkatan kapal dan pesawat. (*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00