PPKM, Proyek Jembatan Mulawarman Tertunda

KBRN, Tarakan : Penyelesaian pelebaran jembatan Mulawarman terkendala operator alat berat yang tidak bisa ke Tarakan. Pasalnya, ada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Jembatan Mulawarman yang berada di depan Masjid Darul Faizin tinggal pengecoran pelat, sedikit lagi. Setelah dicor satu bulan ada streng baja yang harus ditarik. Alat beratnya untuk menarik sudah ada, tetapi terkendala kondisi orangnya, operatornya belum bisa datang karena di luar Tarakan,” terang, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Tarakan, Fandariansah, Selasa (27/7/2021).

Sembari menunggu kedatangan operator alat berat, DPUTR menyusun tulang atas jembatan.

“Kasihan juga masyarakat, jalan jadi sempit karena setengah jembatan masih dalam pengerjaan. Makin cepat selesai makan baik,” imbuhnya.

Menurutnya, hitung-hitungan awal, jembatan itu selesai Agustus. Namun, melihat kondisi seperti ini setidaknya September baru bisa selesai.

“Nanti jembatan ini juga akan dirapikan, kami buat baguslah tidak seperti saat ini,” ucapnya.

Pelebaran jembatan dari 3 meter menjadi 10 meter ini sebagai upaya penanganan banjir di kawasan Karang Anyar dan Karang Anyar Pantai. Selain melebarkan jembatan, DPUTR juga sedang melakukan normalisasi beberapa sungai, di antaranya Mulawarman 1, Mulawarman 2, dan Mulawarman 3.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00