Aturan Dalam Penerapan PPKM Level 4

KBRN, Tanjung Selor: Pemerintah kembali mengambil kebijakan terkait penanganan Covid-19 di Indonesia. Setelah sebelumnya ada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan PPKM Mikro, kini berubah nama menjadi PPKM Level 4 dan Level 3. Menjadi dasar dalam kebijakan itu adalah Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 22 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 Corona Virus Desease 2019 di Wilayah Jawa-Bali.

Adapun daerah lainnya, dalam catatan komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN), ada 45 kabupaten dan kota yang juga bakal menerapkan PPKM Level 4. Namun tetap menunggu Inmendagri untuk pelaksanaannya.

Perubahan nama dan perpanjangan kebijakan tersebut diikuti dengan perubahan beberapa aturan juga, meski hanya perubahan kecil. Misalnya, terkait komposisi pekerja yang work from home (WFH) dan work from office (WFO). Sedangkan peraturan lainnya hampir sama dengan sebelumnya.

Peraturan yang tidak mengalami perubahan adalah peraturan menggunakan transportasi. Kurang lebih, peraturan penggunaan moda transportasi selama PPKM Level 4 sama dengan PPKM Darurat.

“Aturannya kurang lebih. Untuk level 4 itu sama dengan PPKM darurat. Tapi teknisnya kita di daerah tetap menunggu instruksi (Mendagri),” kata Kepala Dinas Kesehatan Kaltara, Usman.

Dihimpun dari berbagai sumber, dalam moda transportasi, khususnya transportasi darat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengatur hal tersebut melalui Surat Edaran Ditjen Kemenhub Nomor 51 Tahun 2021. Tertulis dalam laman resminya, bahwa semua bentuk perjalanan ke luar daerah dibatasi, kecuali mereka yang memiliki urusan bekerja di sektor esensial dan kritikal, juga bagi mereka yang memiliki kepentingan mendesak.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00