Pemkot Tarakan Pastikan Edaran Menpan, Hoax

KBRN, Tarakan : Sekretaris Daerah Kota Tarakan, Hamid Amren memastikan surat dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB), Nomor: 257/VI/2021 Perihal: Pengangkatan Tenaga Honorer yang beredar di media sosial adalah hoaks.

Oleh karena itu, masyarakat diharapkan berhati-hati oleh oknum yang menjanjikan bisa menjadikan pegawai.

“Itu hoaks, berita palsu. Itu palsu yang dikarang oleh oknum tidak jelas. Selama surat itu beredar banyak yang bertanya kepada saya, apakah itu benar. Saya sudah tahu soal surat itu pada 10 Juni lalu, sekitar 3 hari lalu, karena itu tidak benar makanya saya share berita-berita siaran pers dari Menpan RB yang menyatakan itu adalah hoaks,” terangnya, saat dihubungi melalui telepon, Minggu (13/6/2021).

Oknum tersebut mengedarkan isu hoaks ini dengan mengirim SMS atau menggunakan aplikasi kirim pesan untuk menawarkan jasa.

“Dalam penerimaan CPNS itu tidak ada urus mengurus, tidak ada titip-titipan, tidak ada yang diangkat, tidak ada jalur menjalur, tidak ada menjanjikan apapun. Kalau ada oknum seperti itu, jangan percaya. Bahkan kalau ada bukti oknum pegawai yang menjanjikan hal tersebut, dan ikut-ikutan seperti itu bisa diberhentikan,” tegasnya.

Dalam rekrutmen CPNS maupun PPPK tidak dipungut biaya apapun, namun dalam situasi seperti ini biasanya ada saja oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab menyebar berita bohong, setelah itu secara acak menghubungi tenaga honor, atau orang yang ingin mendaftar sebagai peserta seleksi CPNS.

Yang bersangkutan akan menawari jasa menjadikan CPNS, yang ujung-ujungnya minta sejumlah uang.

Ia juga mengatakan, penerimaan CPNS maupun PPPK harus melalui seleksi dan tes, penyebar berita hoaks soal penerimaan sudah diniatkan dari awal tidak baik, sehingga perlu diwaspadai.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00