Razia Blok Hunian bersama Aparat Gabungan, Tekan Peredaran Barang Terlarang
- 08 Mei 2026 19:02 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan menggelar kegiatan Razia Gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH) terkait TNI/Polri bertempat di Blok Hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jum'at (08/05).
Razia berupa penggeledahan kamar hunian WBP merupakan implementasi program Zero Handphone, Pungli dan Narkoba (HALINAR) di Lingkungan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan yang juga menjadi bagian dari 15 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Republik Indonesia pada butir Pemberantasan Narkoba dan Penipuan dengan berbagai modus pada Rutan/Lapas.
Kepala Lapas (Kalapas) Jupri yang memimpin kegiatan Razia Gabungan ini menegaskan bahwa jajaran nya bersama APH TNI/Polri bersinergi dalam melakukan deteksi dini berupa pencegahan resiko gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib) dengan aksi penggeledahan kamar hunian warga binaan secara seksama dan memastikan bahwa tidak terdapat indikasi kepemilikan Handphone, Praktik Pungli serta peredaran narkoba di Lingkungan Lapas.
Kegiatan razia diawali dengan Apel gabungan yang kemudian dilanjutkan dengan penggeledahan badan dan pengarahan singkat terhadap warga binaan. Selanjutnya, personil gabungan melakukan inspeksi menyeluruh pada setiap sudut kamar hunian. Hasil dari kegiatan razia kali ini, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang yang dilarang berupa kabel dan terminal listrik, sendok besi hingga korek api. Namun tidak ditemukan adanya indikasi peredaran alat komunikasi Handphone illegal maupun Narkoba.
Lapas Kelas IIA Tarakan senantiasa berkomitmen dalam mewujudkan Lingkungan Lapas yang Zero Halinar sebagai bentuk penguatan pengawasan dan pengendalian keamanan demi mewujudkan Pemasyarakatan yang bersih, aman, dan berintegritas serta mendukung pelaksanaan fungsi pemasyarakatan sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. (CRZ)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....