Perumda Energi Mandiri Kelola Limbah Medis

KBRN, Tarakan : Perusahaan Umum Daerah ( Perumda Energi Mandiri akan memanfaatkan limbah medis yang tidak bisa dibuang secara sembarangan. Depo pengolahan limbah medis berlokasi di Hake Babu, Kota Tarakan mampu membersihkan hingga satu ton setiap hari. Termasuk limbah bekas pakai tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19.

Direktur Perumda Energi Mandiri Tarakan, Thamrin menjelaskan, adapun  limbah medis tersebut seperti kantong infus, kain kasa, jarum suntik, bekas obat, APD (Alat Pelindung Diri) dan lain sebagainya yang digunakan tenaga kesehatan untuk merawat pasien Covid-19 .

“ Kapasitasnya itu di SOP kita 1 Ton per hari. Itu di cacah dan di autoklaf jadi hancurkan dengan pencacahan. Alatnya itu Steril plus ST 200 , jadi sekali putar 45 menit,” ungkap Thamrin, Kamis (4/3/2021)

Thamrin menjelaskan, mesin yang dimiliki Perumda Energi Mandiri Tarakan untuk mengolah limbah medis sudah sesuai dengan criteria. Limbah yang datang langsung diproses dengan memasukkan ke dalam mesin pencacah,  kemudian dibersihkan dengan zat kimia khusus, lalu kemudian dipanaskan dengan suhu di atas 120 derajat celcius. Adapun biaya pengolahan di tetapkan tarif 49 ribu rupiah per kilogram.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00