FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Vaksinasi Nakes Mencapai 45%

KBRN, Tarakan : Dari 2.500 jumlah total  tenaga kesehatan di Tarakan,  saat ini baru mencapai 45% yang menerima vaksinasi. Padahal untuk dibeberapa daerah termasuk pusat, sudah menerima vaksin dosis ke-2.

Sementara itu, Walikota Tarakan Khairul menjelaskan, ada sekitar 800 tenaga kesehatan yang sudah terpapar covid-19 sehingga tidak wajib lagi menerima Vaksin Sinovac.

“ Ternyata ini masih 45 %. Kita tadi minta akselerasi, karena ini kan nanti Februari sudah masuk tahap ke-2, TNI/POLRI, tokoh masyarakat juga termasuk disitu termasuk ASN, dan profesional mungkin juga disitu, tahap ke-2. Tentu ini harus dikejar dulu yang kesehatan. Tadi saya sudah kepala dinasnya untuk melakukan mapping,” ujar Khairul saat ditemui di Kantor Walikota Tarakan, Rabu (3/2/2021)

Khairul menambahkan, selain telah terpapar, pemerintah juga masih memetakan tenaga kesehatan mana saja yang dapat diberikan vaksin. Misalnya, tidak mengidap hipertensi, Diabetes Melitus,  tidak hamil dan menyusui.

Disi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tarakan dr. Witoyo menjelaskan,  permasalahan ini tak lain dikarenakan minimnya tenaga kesehatan yang dimiliki, dan membuat tim vaksin harus bekerja ekstra.

“ Karena isolasi mandiri, apalagi di rumah sakit umum itu sudah kepenuhan. Mau mengadakan secara sempurna juga tenaganya masih terbatas. Karena ada yang positif,  ada yang isolasi mandiri. RSUD kalo sudah waktu kita kesana. Mudah-mudahan sebelum 10 februari, sudah mendekati 100 %,” tutur Witoyo.  

Pemerintah menargetkan, akan melakukan evaluasi dalam waktu dekat ini agar vaksin kepada tenaga kesehatan bisa tersalurkan dengan baik dan merata sesuai yang diharapkan(*)

(Sumber Foto : ANTARA FOTO)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00