Norhayati Andris : Masuk Kaltara Harus Karantina

KBRN, Tanjung Selor : Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara Norhayati Andris dengan tegas meminta, semua Pendatang menggunakan Kapal laut maupun menggunakan Maskapai penerbangan, harus melalui karantina terlebih dahulu.

Terkait anggaran karantina yang nantinya dipertimbangkan, perlu kerjasama semua pihak, baik pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota maupun pihak swasta yang beroperasi di Kaltara juga mengambil peranan.

“Orang yang datang ke Kalimantan Utara, harus benar – benar diyakini bahwa ketika sudah naik pesawatkah, kapalkah, cek dulu, karantina dulu minimal satu minggu, mau pakai anggaran apa kita kerjasama,” Ungkap Norhayati Andris dihubungi RRI Tarakan, melalui Via Selulernya Kamis (9/4).

Menurutnya jika hal itu ditegaskan, pihaknya yakin Kalimantan utara akan cepat terbesar dari covid – 19, nanti penumpang pesawat maupun kapal laut yang bebas dan hanya melaporkan diri, sementara dari daerah zona merah, tidak ada gunanya masyarakat tinggal dirumah 14 hari.

“saya tidak yakin, masyarakat sudah mengikuti anjuran pemerintah, jaga jarak, tinggal dirumah, menjaga keluarga dan kesehatan dengan baik, sesuai dengan protokol yang disampaikan para ahli, tapi kita tidak bisa membendung orang yang datang, sementara virus tidak datang melalui angin atau datang dengan sendirinya, dipastikan melalui media perantara dan datang dari luar,” Diungkapkan dengan nada sedikit tinggi.

Namun berbeda, ketika penumpang tersebut membawa misi seperti dari Kementrian Kesehatan, Kementrian sosial atau pihak keamanan, atau utusan yang berkaitan penanganan covid-19, dipastikan sudah melalui prosedur dan mengantongi keterangan sehat.

”Namun diluar orang tersebut, hanya ingin berlibur, atau berkunjungi dengan bukan urusan penanggulangan covid, tidak ada alasan mau dia orang kaltara atau daerah lainnya, apa lagi dari zona merah harus dikarantina,” Tutupnya dengan tegas.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00