Perbaikan Jembatan selalu dari Dana Swadaya, Hamzah : Jalan ini Jantung Bagi Pengusaha Rumput Laut dan Masyarakat

KBRN, TARAKAN : Dua jembatan rusak di daerah Pantai Amal diperbaiki menggunakan dana swadaya Komunitas Pengusaha Rumput laut Tarakan. Perbaikan dengan dana swadaya ini dilakukan karena permintaan perbaikan jembatan ini tidak pernah dilakukan oleh Pemerintah Daerah.

Diketahui, dalam perbaikan ini di bantu masyarakat, komunitas rumput laut, TNI Angkatan Laut, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Bakamla.

Ketua Komunitas Pengusaha Rumput laut Tarakan Darwis Nasir melalui Wakil Ketua, Hamzah mengatakan, dua jembatan yang di perbaiki yakni Jembatan perbatasan RT. 6 dan RT. 7 dan Jembatan perbatasan RT 7 dan RT. 15.

"Kegiatan hari ini komunitas kami patungan dana untuk memperbaiki dua jembatan di pantai amal. Sebab dari pemerintah tidak pernah merespon permintaan kami untuk perbaikan jembatan. Alasannya dari dinas terkait tidak ada anggaran," ujarnya, Minggu (3/7/2022).

Ia memperkirakan, perbaikan jembatan menggunakan dana swadaya ini akan selesai dalam dua hari. Sementara aktifitas kendaraan yang melintas agak terhambat khususnya roda empat. Namun akses akan di buka kembali pada malam hari.

"Kami minta pemerintah lebih memperhatikan fasilitas jalan di pantai amal ini. Karena jalan ini jantung bagi pengusaha rumput laut dan masyarakat. Setiap hari jembatan ini selalu di lalui," harapnya.

Bakri selaku warga pantai Amal menambahkan, bagi warga di sini dengan adanya bantuan dari Komunitas Pengusaha Rumput laut Tarakan diakui sangat membantu. Pasalnya masayarakat dan pengusaha rumput laut sangat membutuhkan jalan ini.

"Kedepan Apakah tidak ada solusi lain kalau ini terus dikerjakan sementara masih ada pro dan kontra. Setelah di perbaiki, jembatan ini, buasanya hanya bertahan sekitar tiga bulan, karena banyak sekali kendaraan yang melintas setiap hari. Jadi selagi rusak diperbaiki nanti setelah rusak di perbaiki lagi, begitu saja terus selama 7 tahun seperti ini. Kami memperbaikinya melalui swadaya saja. Kalau bisa ada alternatif pembukaan jalan baru," pungkas salah satu warga ini. (Crz)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar