Jokowi dan Kapolri Diminta Tangkap Edy Mulyadi

KBRN, Kaltara : Banyaknya aksi kelompok masyarakat di Kaltara yang mendesak penangkapan Edy Mulyadi yang diduga menghina masyarakat Kalimantan membuat DPRD Kaltara buka suara. 

Ketua Komisi I DPRD Kaltara Fenry Alpius yang turut mengikuti aksi dan orasi di Mapolda Kaltara bersama dengan massa Dewan Adat Dayak (DAD) meminta adanya ketegasan dari Presiden Jokowi dan Polri. 

Ia menjelaskan bahwa Kalimantan adalah daerah yang turut berkontribusi terhadap pembangunan di negeri ini. Meski pada realisasinya, pembangunan di Kalimantan belum maksimal, namun masyarakatnya tak pernah mengeluh. 

“Kami juga menyumbang untuk pembangunan negeri ini. kami tidak pernah menginginkan untuk merdeka, kami juga tidak pernah mengeluh kalau ada kenaikan harga seperti apapun. Tapi jangan menghina kami,” tegasnya. 

Usai menyampaikan tuntutan bersama massa aksi, Fenry mengungkapkan kepada media agar kepolisian segera bertindak tegas. Jika Edy Mulyadi tidak ditangkap, menurutnya akan dapat meresahkan masyarakat di Kalimantan. Bahkan, sebagai wakil rakyat, ia juga akan meminta kepada Presiden Joko Widodo perihal tuntutannya. 

“Oleh sebab itu, saya sebagai anggota DPRD, Ketua Komisi I DPRD Kaltara, meminta kepada Presiden Jokowi dan Kapolri untuk segera, secepatnya, dua-tiga hari menangkap Edy Mulyadi dan kawan-kawan. Supaya diproses secara hukum, supaya negara ini aman dan damai,” ungkapnya saat dikonfirmasi wartawan. 

Sementara itu, secara resmi di kelembagaan dewan, dia juga mengaku akan menyampaikan hal itu ke pimpinan DPRD Kaltara. Keinginannya untuk meneruskan tuntutan hingga ke pemerintah pusat bisa melalui surat resmi dari dewan. (kk/sti)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar