WNA Malaysia Bawa Sabu Ditangkap di Nunukan

KBRN, Nunukan : Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia berinisial R (23) ditangkap karena membawa sabu-sabu melalui Nunukan, Sabtu (15/1/2022) malam. 

R rencana  berangkat melalui salah satu kapal tujuan Sulawesi Selatan. Kasat Reskoba Polres Nunukan, Iptu Lusgi mengatakan, dari tangan R, pihaknya menyita barang bukti seberat 100,14 gram yang dikemas dalam dua bungkus plastik warna tranparan. 

Polisi juga mengamankan dua pot bunga warna cokelat dan kuning, gulungan lakban cokelat, potongan kertas warna cokelat, plastik tranparan, kotak kardus kecil, tiket kapal dan satu unit handphone warna silver merk iPhone 6. 

Ia menjelaskan, awal pengungkapan ini bermula saat personelnya mendapatkan informasi dari masyarakat. “Jadi, R ini baru saja tiba dari Tawau, Malaysia dan rencananya akan berangkat ke Sulsel dengan menumpang salah satu kapal di Pelabuhan Tunon Taka,” bebernya, Minggu (16/1). 

Informasi ini, kata dia, langsung ditindaklanujuti oleh jajarannya dengan melakukan penyelidikan di sekitaran pelabuhan dan di dalam salah satu kapal yang akan berangkat ke Sulsel. 

“Saat berada di dalam kapal, kami menemukan ada pria yang dicurigai sesuai dengan informasi yang kami dapat. Nah, saat itu kami langsung amankan pria tersebut,” bebernya. 

Setelah diamankan, pihaknya langsung melakukan pengeledahan badan serta barang bawaan. Hasilnya, ditemukan barang bukti dua bungkus transparan yang diduga sabu. 

“Barang bukti ini disimpan dalam dua pot bunga dengan cara dibungkus menggunakan lakban warna coklat, dilapisi kertas warna coklat dan dimasukkan ke dalam kantong plastik warna merah muda, lalu disimpan di bawah tumpukan tanah yang berada di dalam pot bunga tersebut,” jelasnya. 

Di hadapan polisi, kata dia, R mengaku sabu tersebut merupakan milik seorang laki-laki  berinisial J yang tinggal di Jalan Marotai Besar, Tawau, Sabah, Malaysia. Saat ini, J pun sudah dimasukan dalam DPO Polres Nunukan. 

“Rencananya sabu ini akan dibawa ke Parepare, Sulsel. Nantinya, di sana akan diserahkan kepada seorang laki-laki yang belum diketahui namanya. Saat ini, R sudah kami amankan di Polres Nunukan,” ungkapnya. 

Atas perbuatannya, R disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun. 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana paling singkat 6 tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara. (kk/sti)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar