Dana Transfer Pusat Harus Sesuai Kondisi Daerah

KBRN, Kaltara : Dengan konsistennya alokasi dana transfer pemerintah kepada Kaltara diharapkan diikuti dengan adanya sinkronisasi program dari pusat. 

Apalagi provinsi paling bungsu ini masih mengandalkan suntikan dari APBN. Untuk itu, kebijakan pemerintah pusat terhadap alokasi anggaran yang diberikan harus sesuai dengan kondisi di daerah. 

Wakil Ketua II DPRD Kaltara Andi M Akbar mengatakan sinkronisasi sangat penting agar dalam menjalankan kegiatan, asas manfaat dapat dirasakan oleh masyarakat di daerah. 

“Pemerintah pusat tentu memiliki rencana kerja juga untuk di daerah. Namun harus tetap dikawal supaya kebijakan dari atas (pusat) sesuai dengan kondisi di daerah. Sesuai dengan kebutuhan di daerah,” katanya. 

Kondisi tiap daerah di Indonesia berbeda-beda. Misalnya di Kaltara, dengan topografi yang lebih menantang. Sejumlah wilayah tergolong masih terpencil di beberapa daerah perbatasan. “Jadi program pusat juga diharapkan terus menyasar daerah-daerah yang terpencil. Termasuk yang di perbatasan. Ada yang sulit dijangkau, bahkan ada yang hanya bisa menggunakan pesawat terbang,” bebernya. 

Program seperti subsidi ongkos angkut baik barang maupun penumpang, dinilai sudah sangat tepat. Asupan dari APBN yang sudah berjalan beberapa tahun di Kaltara diharapkan pula bisa bertambah. 

“Seperti program SOA itu sudah berjalan. Itu yang sudah sinkron. Jadi yang tidak dibiayai daerah, pusat masuk di situ. Begitu juga dengan sektor lainnya. Seperti di tiap kementerian, supaya programnya di daerah itu bisa sinkron dengan program di pemerintah daerah itu sendiri,” tuturnya. (kk/sti)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar