Empat PLBN Rampung 2022

KBRN, Kaltara : Empat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Provinsi Kaltara ditargetkan rampung akhir 2022. Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sejak tahun 2020, telah memulai konstruksi pembangunan PLBN Terpadu di Kaltara. 

Tiga dari empat PLBN tersebut terletak di Kabupaten Nunukan. Pertama PLBN Sei Pancang di Kecamatan Sebatik Utara, PLBN Long Midang di Kecamatan Krayan dan PLBN Labang di Kecamatan Lumbis Pansiangan. Sedangkan satu lagi adalah PLBN Long Nawang yang terletak di Kabupaten Malinau. 

Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid mengungkapkan, PLBN Long Midang dinilai belum maksimal pembangunannya. Hal itu disebabkan akses yang sulit, serta efek dari Covid-19, dimana terdapat kebijakan lockdown oleh pemerintah Malaysia. 

“Untuk yang di Krayan (PLBN Long Midang), di samping ada persoalan lahan, juga logistik, ya mobilisasi. Karena memang Malaysia kan masih lockdown. Di sana progresnya yang kecil, belum sampai 10 persen, kalau tidak salah untuk Krayan,” bebernya. 

Ia berharap ada perhatian khusus untuk PLBN di Krayan. Tujuannya agar target pemerintah melalui Kementerian PUPR bisa dicapai. Jika tidak segera ditindaklanjuti dengan opsi-opsi yang lain, dia pesimis bisa selesai hingga akhir tahun depan. 

“Krayan memang harus butuh perhatian khusus. Makanya kita beberapa kali melapor ke gubernur karena persoalan lockdown. Jadi, logistiknya ini, sementara kan di sana anggarannya sangat besar sekali. Dan kita kan juga memenuhi semua. Misalnya unsur-unsur RAB yang ada. Harus sesuai RAB dalam rangka pemenuhan, butuh perhatian khusus. Pemerintah harus berani, misalnya merubah atau apa.  Karena dia menyangkut harga transportasi, kalau kita ingin mengambil barang dari tarakan atau Nunukan, bebernya. 

Adapun kelanjutan dari PLBN lainnya, khususnya PLBN Sei Pancang, disebutkan sudah hampir 70 persen. Apalagi, masalah lahan yang sempat terkendala, kini sudah bisa diatasi. 

“Kalau Sebatik sudah hampir 70 persen karena memang hampir tidak ada masalah. Hanya kemarin, sempat ada masalah lahan, ini dalam proses penyelesaian semua. Tapi yang kita anggap klir lahannya, itu sudah dieskekusi dan sampai dengan saat ini sudah bisa mencapai 70 persen sampai akhir tahun. Karena memang target pembangunannya itu sampai dengan November 2022,” jelasnya. 

Sedangkan PLBN Labang di di Lumbis Pansiangan, juga sudah ditinjau langsung oleh Gubernur Kaltara pada November lalu. Bupati Laura mengungkapkan, jika dilihat langsung, kemajuannya sudah 30 persen hingga akhir tahun. 

“Saya bulan lalu berkunjung ke sana (PLBN Labang) dengan Pak Gubernur. Itu sampai dengan Desember ini, bisa tiga puluhan persen. Insya Allah (sesuai target kementerian PUPR) bisa selesai, kecuali yang di Krayan,” tuturnya. (kk/sti)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar