Tana Tidung Kehilangan Dana TKDD Rp150 Miliar

KBRN, KTT : Pemerintah Kabupaten Tana Tidung kehilangan sekitar Rp 150 miliar dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) tahun 2022.

Bupati Kabupaten Tana Tidung, Ibrahim Ali mengatakan penurunan drastis salah satunya ada di komponen Dana Insentif Daerah (DID). “Pemda kehilangan hampir Rp150 miliar, DID kita dari Rp53 miliar jadi Rp6,194 miliar saja, uang kita defisit sekarang,” kata bupati, belum lama ini.

Ia memahami jika penurunan nominal TKDD tidak terlepas dari dampak pandemi Covid-19. “Mudah-mudahan ada berita baik di 2022, DID kita bisa bertambah,” harapnya.

Ibrahim memastikan Pemkab Tana Tidung telah siap mengikuti arahan Presiden mengenai pengelolaan TKDD. Baik dalam kinerja penyerapan anggaran serta penggunaan yang berdasarkan perencanaan matang. “Presiden tekankan agar anggaran disesuaikan secara tepat sesuai kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Di tengah penurunan pos anggaran pendapatan daerah, Ibrahim menegaskan jika pembangunan infrastruktur tetap mendapat prioritas. Ini sesuai dengan janji politik yang telah disampaikan sebelumnya.

“Setidaknya kita akan menuntaskan pembangunan 60 persen pusat pemerintahan dan jalan pemukiman,” jelasnya.

Pembangunan pusat pemerintahan menjadi prioritas. Hal ini dilatarbelakangi urgensi keberadaanya untuk mendukung kinerja pemerintah.

"Infrastruktur khususnya dari pusat pemerintahan yang akan kita tuntaskan dulu, supaya bisa kelihatan. Karena hampir 14 tahun juga kita belum punya kantor yang representatif,” ulasnya.

Disamping itu, 10 program prioritas lain juga akan tetap dikawal. Namun ia menyadari jika realisasinya tidak bisa optimal. “10 program mulai dari KTT Pintar, KTT Cerdas, KTT Digital dan lainnya akan tetap kita kerjakan. Tapi tidak mungkin bisa 100 persen karena melihat kondisi keuangan,” imbuhnya.

Ia menargetkan pelatakan batu pertama bisa dimulai tahun depan. Terutama untuk pembangunan Kantor Bupati dan DPRD Tana Tidung. (kk/sti)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar