PAW Ketua DPRD Kaltara Belum Bisa Dipastikan Waktunya

KBRN, Kaltara : Meski sudah beredar surat dari DPP PDI Perjuangan terkait pencopotan Norhayati Andris sebagai Ketua DPRD Kaltara, namun Biro Pemerintahan Setprov Kaltara belum menerima surat usulan pergantian jabatan tersebut. 

Kepala Biro Pemerintahan Setprov Kaltara Taufik Hidayat mengaku  belum menerima surat usulan apapun.  “Belum kami terima, atau belum ada di-dispo (disposisi) kepada kami,” kata Taufik, kemarin. 

Ia menjelaskan, untuk pergantian ketua dewan, Pemprov akan memproses setelah ada paripurna di DPRD. Selanjutnya, hasil paripurna itu akan diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri untuk mendapatkan surat keputusan (SK) pelantikan. 

“Tidak serta-merta. Usulannya tetap kami ke Kemendagri. Kami menunggu saja dari DPRD, mereka paripurna dulu, setelah itu kami usulkan,” jelasnya. 

Berdasarkan surat DPP PDIP Nomor 3547/IN/DPP/XI/2021 tertanggal 29 November 2021, menyebutkan Norhayati Andris dibebastugaskan sebagai Ketua DPRD Kaltara sekaligus sebagai Sekretaris DPD PDIP Kaltara. Surat yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri itu, juga menyebutkan kader yang dipilih memimpin DPRD Kaltara adalah Albertus Stefanus Marianus. 

Dikonfirmasi perihal tersebut, Ketua DPD PDIP Kaltara Jhonny Laing Impang mengatakan, proses pergantian yang dilakukan sudah melalui tahapan yang cukup panjang. Bahkan, telah dilakukan Fit and Proper Test, untuk memastikan kelayakan kader tersebut. 

“Iya, kita ada fit and proper test dan ada beberapa nama yang kita lihat berpotensi, dan dia juga anggota DPRD. Tapi dari teman-teman yang ada, dia (Albertus) yang punya potensi. Ini juga masukan teman-teman, dan partai anggap penuhi syarat,” bebernya. 

Menurut Jhonny, sebagai kader PDIP, tentu Albertus harus siap dan menerima perintah partai. Hal itu juga dilakukan, agar kepemimpinan di DPRD oleh kader dari PDIP bisa lebih baik ke depan. (Kk/sti)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar