Curah Hujan Tinggi, La Nina Melemah

KBRN, Tarakan : Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tarakan mencatat saat ini fenomena alam La Nina melemah. Meskipun demikian, curah hujan di Kalimantan Utara pada Desember hingga Januari berpeluang pada kategori sedang hingga tinggi.

Berdasarkan catatan dampak yang ditimbulkan oleh hujan intensitas tinggi, Kaltara berpotensi terjadi banjir dan tanah longsor. Semua pihak diharapkan tetap waspada dan siap siaga terhadap bencana yang masih mengintai.

“Karena memasuki puncak musim hujan, jika dibarengi dengan air pasang laut akan meningkatkan banjir di Tarakan,” ungkap Prakirawan BMKG Tarakan, Tubagus Ida, Minggu (28/11/2021).

Lebih lanjut dikatakan Ida, curah hujan pada Desember untuk wilayah Kaltara diperkirakan di level menegah: tidak terlalu deras dan tidak terlalu rendah. Namun untuk Tarakan mengalami tren curah hujan tinggi saat November, Desember, Januari, hingga Februari. Setelah itu Maret sampai November meningkat lagi.

Untuk siklus alam tahunan yang terjadi 2-3 tahun sekali, La Nina akan kembali ke kondisi netral. Terjadinya La Nina merupakan fenomena menghangatnya permukaan laut di wilayah barat Samudera Pasifik, yang berdekatan dengan Indonesia. Saat permukaan laut menghangat, akan meningkatkan penguapan yang nantinya akan membentuk banyak awan hujan.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar