FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Vaksinasi Jemput Bola, Binda Kaltara Sasar Pusat Keramaian

KBRN, Tarakan : Pelayanan vaksinasi pada umumnya dilakukan di lokasi yang lapang dan pada waktu pagi hingga sore hari. Lokasi yang dipilih pun biasanya berada di sebuah gedung atau gerai polkes yang telah ditentukan oleh pemerintah setempat.

Ada yang berbeda dan tentu menarik perhatian masyarakat pada pelaksanaan vaksinasi yang digelar di Cafe Food Tastic pada Sabtu malam 27 November 2021. Ini merupakan inisiatif dari Binda Kaltara yang bekerja sama dengan Puskesmas Gunung Lingkas Kota Tarakan.

“Kemarin itu saya lagi dipuskesmas, ya memang sedang mancari vaksin dan saya tanya katanya malam ini ada vaksin disini (Food Tastic),” jelas salah satu warga, Surianto (43) usai divaksin pada Sabtu (27/11/2021)

Warga RT. 07 Jembatan Besi ini menjelaskan hal ini merupakan kali pertama dirinya menerima vaksin, karena pada siang hari ia tak memiliki waktu luang untuk disuntik vaksin.

“Sisa saya aja yang belum divaksin, istri saya sudah, saya sangat terbantulah, karena cepat juga tidak pakai ngantri, kalau malam beginikan kita bisa langusng istirahat, kalau siang masih ada aktivitas jadi lebih bagus malam,” sambung dia.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Puskesmas Gunung Lingkas dr. Erna Mayasanti mengakui bahwa sebelumnya pihaknya mendapatkan masukan dari masyarakat agar melakukan suntikan vaksin pada malam hari. Menurutnya, masyarakat tak memiliki waktu banyak untuk melaksanakan vaksin pada siang hari.

“Kami sudah buka layanan pagi hari karena ada masukan juga dari masyarakat karena sibuk kerja jadi tidak bisa tinggalkan kerjaannya jadi dengan masukan itu kami buka layanan pertama kali dimalam hari,” katanya.

Untuk penyuntikan vaksin inipun diperuntukan kepada seluruh masyarakat yang memiliki NIK.

Sementara itu, Kepala Badan Intelejen Negara Daerah (Kabinda) Kalimantan Utara, Brigjen TNI Andi Sulaiman menjelaskan ini merupakan dukungan program dalam mengakselerasi vaksinasi di Tarakan. Menurutnya juga, masyarakat akan terbantu dengan adanya vaksin di malam hari.

“Waktu pada maam hari itu biasanya digunakan berkumpul cafe itu kita manfaatkan, mendatangi bersama puskesmas, jadi yang belum vaksin mereka bisa kesini, ada yang belanja juga kita kasih tahu ada vaksin langsung kesini,” jelas dia.

Adapun dosis vaksin yang ia sediakan cukup banyak yakni sekitar 300 dosis vaksin jenis Pfizer. Hal ini juga melihat animo masyarakat yang terlihat cukup tinggi.

“Kedepannya, kita lakukan kapan saja, jadi keluhannya banyak msyarakat yang tidak memiliki waktu karena kerja siang hari itu kita bantu pas malam hari, dan bukan hanya malam ini aja kita akan upayakan juga malam-malam berikutnya, supaya mempermudah masyarakat,” tuntas pria yang akrab disapa Jenderal itu. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar