Garis Kemiskinan di Kaltara Meningkat

KBRN, Bulungan : Garis kemiskinan di Kaltara memiliki trend peningkatan setiap tahunnya. Informasi itu disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara Tina Wahyufitri.

Ia menjelaskan penentuan penduduk miskin juga dipengaruhi oleh garis kemiskinan. Pada Maret 2020, garis kemiskinan Provinsi Kaltara sebesar 681.035 rupiah per kapita per bulan.

Besaran garis kemiskinan ini terdiri dari garis kemiskinan makanan sebesar 499.050 rupiah per kapita per bulan dan garis kemiskinan non makanan sebesar 181.985 rupiah per kapita per bulan. “Jika dibandingkan menurut daerah, garis kemiskinan di daerah perkotaan lebih tinggi daripada perdesaan. Hal ini menggambarkan bahwa pemenuhan hidup di perkotaan lebih mahal dibandingkan dengan daerah perdesaan,” katanya, Jumat (22/10).

Jika dibandingkan dengan tahun 2016, angka kemiskinan saat ini cenderung mengalami peningkatan dari 6,23 persen pada tahun 2016 menjadi 6,80 persen pada tahun 2020. Kenaikan paling tajam dipicu kenaikan angka kemiskinan pada tahun 2017 yang mencapai 7,22 persen. Angka ini telah menurun pada 2018-2019. Namun, kembali meningkat pada 2020 seiring dengan lesunya kinerja perekonomian.

Tina Wahyufitri mengungkapkan dimensi lain yang perlu diperhatikan terkait kemiskinan adalah tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan. Kedua dimensi ini masing-masing diukur dengan indeks kedalaman kemiskinan dan indeks keparahan kemiskinan.

Indeks kedalaman kemiskinan merupakan ukuran rata-rata kesenjangan pengeluaran masingmasing penduduk miskin terhadap garis kemiskinan. Semakin tinggi nilai indeks, semakin jauh rata-rata pengeluaran penduduk dari garis kemiskinan.

Indeks keparahan kemiskinan memberikan gambaran mengenai penyebaran pengeluaran diantara penduduk miskin. Semakin tinggi nilai indeks, semakin tinggi ketimpangan pengeluaran diantara penduduk miskin. “Indeks kedalaman dan keparahan kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara selama tahun 2016-2020 berfluktuatif. Namun, angkanya cenderung meningkat,” jelasnya.

Indeks kedalaman kemiskinan meningkat dari 0,783 pada tahun 2016 menjadi 0,839 pada tahun 2020. Sementara, indeks keparahan kemiskinan sedikit menurun dari 0,173 pada tahun 2016 menjadi 0,169 pada tahun 2020. (Sti)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00