Kendaraan Perusahaan Wajib Ganti Plat KU

KBRN, Kaltara : Dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kaltara, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kaltara meminta kendaraan perusahaan wajib mengganti plat KU.

Bahkan, Bapenda Provinsi Kaltara baru-baru ini bersama Polda Kaltara melakukan kunjungan ke perusahaan yang berada di wilayah Kota Tarakan dan Kabupaten Nunukan.

Secara keseluruhan, tim mengunjungi 4 (empat) perusahaan yaitu PT. Krist Inti Perkasa dan PT. Indah Dewi yang berkedudukan di Kota Tarakan. Sementara untuk perusahaan di Kabupaten Nunukan, tim mengunjungi PT. Nunukan Bara Sukses dan PT. Duta Tambang Rekayasa.

Kegiatan ini merupakan bagian dari sosialisasi dan pendataan kendaraan bermotor yang digunakan pihak perusahaan dalam menjalankan usahanya. “Pihak perusahaan kan bekerja di wilayah Kaltara dan menggunakan fasilitas jalan di sini, sementara bayar pajak nya di daerah asal, ini sangat disayangkan, untuk itu kami himbau dan tegaskan agar pihak perusahaan melakukan mutasi kendaraan nya ke Plat KU,” ucap Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Kaltara, Sugiatsyah. 

Dengan melakukan mutasi kendaraan ke plat KU perusahaan akan berkontribusi dalam meningkatkan penerimaan PAD. “PAD ini kan nantinya digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum lainnya di Kaltara,” tegasnya.

Tidak hanya masalah kendaraan yang menjadi fokus kunjungan, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah pasal 2 ayat 1 menyebutkan ada 5 (lima) jenis pajak yang menjadi kewenangan provinsi, diantaranya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Pajak Air Permukaan serta Pajak Rokok.

"Berdasarkan ketentuan undang-undang itu pula, kami meminta agar pelaporan penggunaan air permukaan dan supplier atau penyedia bahan bakar kendaraan bermotor di laporkan secara rutin kepada UPTD Bapenda di wilayah masing-masing kerja,” bebernya.

Selain itu pihak Polda Kaltara yang ikut dalam kunjungan ini siap untuk mendampingi dan mencari solusi permasalahan di lapangan. “Kami akan mem-backup setiap kegiatan yang dilakukan oleh Bapenda Kaltara sesuai dengan ketentuan,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Kaltara, Kombes Pol Rachmad Iswan Nusi melalui  Paur Si STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Kaltara, Iptu Yudi Pribadi.

Iptu Yudi mengungkapkan jika perusahaan sudah diingatkan dan masih melanggar maka akan lakukan police line. Untuk itu Iptu Yudi mengungkalkan agar memberikan dan melaporkan data yang sebenar-benarnya, tidak perlu ada yang ditutupi.

"Karena sanksi terhadap laporan dari perusahaan dan sanksi terhadap hasil temuan kami dilapangan itu akan berbeda, jadi sebaik nya dilapokan sebelum kami yang menemukan,” tutur Iptu Yudi. (Sti)        

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00