PPKM Tarakan, Tidak Ada Poin Makan Di Tempat 20 Menit

KBRN, Tarakan : Wali Kota Tarakan, Khairul telah menandatangani Surat Edaran (SE) Nomor : 443.1/657/HK/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 di Kota Tarakan. Namun, dalam SE ini terdapat beberapa hal yang dimodifikasi. Salah satunya menghilangkan poin makan di tempat selama 20 menit.

“Inikan yang rame di media sosial kemarin, kalau itu diterapkan mulai kapan menghitungnya? Mulai masuk ke tempat makan, pas makannya kah, makan apakah sambil ambil-ambil bumbu. Ini tidak akan selesai dibahas sampai PPKM berakhir. Makanya sudahlah atur sendiri, intinya kapasitas 25 persen,” jelasnya, Rabu (28/7/2021).

Dia menjelaskan, dalam aturan sebelumnya kapasitas awal 50 persen, karena diminta jaga jarak 1 meter. Namun, sekarang kapasitas menjadi 25 persen karena diminta jaga jarak 2 meter.

“Katanya varian delta ini lebih menular, itukan yang dikhawatirkan,” terang Khairul.

Ia menegaskan, jangan sampai kapasitas 25 persen tersebut dikumpulkan di satu titik. Terkadang masyarakat tidak paham, sehingga ada juga yang minta dibatasi maksimal 30 orang. Padahal 25 persen adalah seperempat dari total kapasitas rumah makan.

“Jadi persoalannya bukan pada jumlah orang tetapi mengatur jarak, dan mengurangi paparan dengan durasi di dalamnya. Makanya kita sarankan untuk take away (bungkus bawa pulang),” ucapnya.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00