KKP Tarakan Terapkan Digital, Antisipasi Pemalsuan Syarat Perjalanan

KBRN, Tarakan : Setelah ditemukannya ada surat keterangan bebas Covid-19, surat keterangan perjalanan dinas dan sertifikat vaksin palsu, pemeriksaan terhadap syarat perjalanan mulai diperketat. Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) juga mulai menerapkan pemeriksaan dokumen untuk syarat perjalanan dengan validasi digital.

Kepala KKP Tarakan, Ahmad Hidayat menuturkan, validasi digital sudah mulai diterapkan sejak pekan lalu. Bagi semua fasilitas kesehatan (faskes) yang melakukan pemeriksaan Covid-19 menggunakan Antigen dan PCR harus masuk dalam data New All Record di Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Online, jadi dari faskes atau laboratorium yang melaksanakan PCR dan terafiliasi Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kesehatan Kemenkes, harus masuk dalam New All Record. Kalau vaksinasi kan harus masuk ke Pedulilindungi itu, nanti saling connect,” ujarnya, Senin (26/7/2021).

Bagi pelaku perjalanan yang membawa PCR, surat keterangan perjalananan dinas dan vaksinasi selanjutnya akan terlihat di aplikasi pedulilindungi.

PCR, E-Hac maupun vaksinasi ini juga nantinya akan terhubung di pedulilindungi, sehingga semua sudah terintegrasi dalam satu aplikasi.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00