PKT Bontang Bantu Stok Oksigen ke Tarakan

KBRN, Tarakan : Sesuai data realease Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tarakan 25 Juli 2021 kemarin, terdapat penambahan kasus konfirmasi, sebanyak 112 orang, dengan jumlah kumulatif kasus konfirmasi sebanyak 7.666 orang, dan jumlah pasien sembuh sebanyak 6.401 orang.

Terdapat penambahan kasus konfirmasi meninggal dunia sebanyak 150 orang, dan kasus probable yang meninggal dunia sebanyak 6 orang, Jumlah kasus aktif COVID-19 sebanyak 1.115 orang.

Kenaikan kasus Covid-19 di kota Tarakan menjadi salah satu dampak kurangnya ketersedian tabung yang ada di kota Tarakan, khususnya di RSUD Tarakan.

"Mengenai ketersedian oksigen, kalau tabung kita banyak sekali tapi oksigennya yang tak ada, tiap 20 menit mobil masuk karena kebutuhan oksigan sangat tinggi, satu hari dengan pasien 80% membutuhkan oksigen, rata-rata 10 liter per menit kali 80% itu kira kira 70 tabung, sehari itu kami hitung kurang lebih 720 ribu liter per hari, kalau tabung 240 tabung ukuran 6 kubik" Ungkap Direktur Utama RSUD Dr. Franky Sientoro, Sp.A (24/07/2021) lalu.

"Sejauh ini stok nya ga cukup, karena RSUD Tarakan itu membutuhkan begitu, karena itu satu produk pabrik relatif berfungsi yang ada di Tarakan, yaa suply hanya 20 tabung perhari, sementara hampir rumah sakit di Tarakan membutuhkan, Terus terang kami dipabrik gas kami rebutan" Sambungnya.

Kendati demikian, Saat ditemui Senin, (26/07/2021). Walikota Tarakan dr. Khairul menanggapi hal ini, sudah memiliki solusi terhadap menipisnya oksigen yang diperuntukkan bagi pasien Covid-19 di kota Tarakan.

"Masalah tabung oksigen, sudah ada solusi dari Balikpapan, terus kita dapat bantuan dari PKT Bontang, nah mungkin besok kapal feri nya baru berangkat, insya Allah besok ada 200 tabung yang dari sana, dari sini bawa lagi 400 tabung sampai 600 tabung untuk di isi lagi, untuk menutup kekurangan ini, disini juga ada yang produksi mudahan sama-samalah bersinergi".

"Tahap 1 ini kan kita jemputnya di Balikpapan, tahap berikutnya nanti di Berau agar lebih dekat, tetapi pabriknya sama, kami upayakan supaya jangan ada kekosongan, proposionalnya dan sudah disepakati bersama, tabung oksigen itu akan dibagi-bagi sesuai kebutuhan rumah sakit yang ada dikota Tarakan" Tutupnya. (*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00